SCNP paparkan inovasi alat pembersih udara ke Menristek

SCNP paparkan inovasi alat pembersih udara ke Menristek

SCNP memaparkan inovasi berupa alat pembersih udara (air purifier) yang dinamakan Air Purifier Turbo ke Menteri Riset dan Teknologi dan dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro di Gedung BPPT II, Jakarta, Selasa. (ANTARA/HO-SCNP)

Jakarta (ANTARA) - Emiten manufaktur PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) memaparkan inovasi berupa alat pembersih udara (air purifier) yang dinamakan Air Purifier Turbo ke Menteri Riset dan Teknologi dan dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro di Gedung BPPT II, Jakarta, Selasa.

Direktur Utama SCNP Hendrik Nursalim menjelaskan fungsi serta manfaat Air Purifier Turbo bagi pelaku industri, baik perkantoran atau pabrik, dan juga rumah tangga.

"Udara yang sehat, bersih dan minim dari kuman, polutan, virus, bakteri yang dapat membahayakan kesehatan manusia, merupakan nilai utama dan sangat dibutuhkan oleh pelaku industri dan rumah tangga saat ini," ujar Hendrik dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Direktur Operasi SCNP Shirly Effendy menambahkan, Air Purifier Turbo mampu menyediakan kebutuhan manusia akan udara sehat dan bersih, yang diperoleh melalui empat tahap secara teknis.

Baca juga: LIPI-Nanobubble kembangkan ATTACT bersihkan udara dari virus corona

Baca juga: LG Indonesia mulai pasarkan masker penjernih udara di tengah pandemi


Pertama, penyaring High Efficiency Particles Arrestant Filter (HEPA), yang efektiftivitasnya mencapai 99,97 persen dalam menyaring kuman, polutan, virus, bakteri dengan ukuran hingga 0,3 mikron yang bertebaran di udara yang dihirup.

Kedua, UV kategori C yang teremisi di dalam perangkat (tertutup rapat), yang dapat membunuh bakteri, kuman dan virus di udara yang dialirkan ke dalam perangkat untuk kemudian dihembuskan kembali sebagai udara yang bersih.

Ketiga, Ion Generator, yang berfungsi mengeluarkan ion-ion negatif dan mereduksi densitas partikel buruk di udara. Keempat, lampu biru LED, yang menarik nyamuk dan serangga sehingga masuk dan terperangkap.

Tim produk SCNP berkesempatan melakukan demo perangkat Air Purifier Turbo, yang hemat (35 watt) namun sanggup menyaring udara dengan debit 167m3 per jam dalam ruang berdimensi 8x8x3 meter. Tingkat kemurnian udara juga diukur menggunakan detektor khusus sebelum dan sesudah penggunaan air purifier dalam ruangan.

Menristek mengatakan, perangkat Air Purifier Turbo dari SCNP merupakan inovasi positif dalam ranah kesehatan yang memberikan rasa nyaman bagi manusia dengan membuat udara menjadi bersih dari polutan.

"Perangkat ini seperti suplemen, yang potensinya sangat layak untuk diuji lebih lanjut dalam upaya membasmi COVID-19. Untuk itu LIPI siap berkolaborasi dengan SCNP dalam melakukan pengujian efektivitas Air Purifier Turbo secara langsung terhadap virus COVID-19 di laboratorium khusus," ujar Bambang.

Sebelumnya, pada 2019, SCNP meluncurkan purwarupa alat kesehatan detektor dini penyakit kardiovaskular Non Invasive Vascular Analyzer (NIVA) yang merupakan hasil pengembangan kerja sama SCNP dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).*

Baca juga: Penjernih udara kian diminati, penjualan Sharp melonjak 5 kali lipat

Baca juga: Pemurni udara laris ketika wabah corona
Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020