Cakupan kepsertaan JKN-KIS Jambi 77,52 persen

Cakupan kepsertaan JKN-KIS Jambi 77,52 persen

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Rizky Lestari. Cakupan Kepesertaan JKN-KIS Jambi 77,52 persen. ANTARA/Muhamad Hanapi.

Jambi (ANTARA) - Cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Provinsi Jambi mencapai 77,52 persen dari jumlah penduduk daerah itu.

"Dengan melihat pertambahan peserta tiga bulan terakhir dari Juli hingga September, cakupan kepesertaan JKN-KIS di Jambi 77,52 persen, atau sebanyak 2.711.653 dari 3.497.833 jumlah penduduk Jambi," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Rizky Lestari di Jambi, Selasa.

Baca juga: Program GILANG mudahkan peserta JKN-KIS Segmen PPU PN perbarui data

Cakupan kepesertaan JKN-KIS di Jambi tersebut masih berada di bawah cakupan kepesertaan JKN-KIS nasional yang mencapai 80,05 persen maupun capaian se-Kedeputian Wilayah sebesar 80,32 persen.

Cakupan kepsertaan JKN-KIS di Jambi tersebut merupakan gabungan dari dua kantor cabang BPJS Kesehatan di Provinsi Jambi, yakni Kantor Cabang Jambi dan Kantor Cabang Muaro Bungo.

Di Kantor Cabang Jambi cakupan kepesertaan JKN-KIS tersebut sebesar 82,64 persen atau sebanyak 1.525.964 peserta. Dan di Kantor Cabang Mauro Bungo sebesar 71,80 persen atau sebanyak 1.185.689 peserta.

Baca juga: Pemkot Kediri pastikan warga dapatkan JKN-KIS

Peserta JKN-KIS tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi di mana dari sebelas kabupaten dan kota di daerah itu, cakupan kepesertaan JKN-KIS terendah di Kabupaten Tebo yang  cakupan kepesertaan di Kabupaten Tebo hanya 59,83 persen, atau sebanyak 197.461 peserta dari 330.030 penduduk di Kabupaten Tebo.

Cakupan kepesertaan terbanyak di Kota Sungai Penuh yang mencapai 96,24 persen, atau sebanyak 97.561 peserta dari 101.372 penduduk di Kota Sungai Penuh.

Baca juga: BPJS kesehatan pastikan tidak ada data peserta JKN dobel

Rizky Lestari berharap masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS semakin meningkat. Dengan demikian semakin besar jumlah masyarakat yang memiliki perlindungan jaminan kesehatan.

"Dibutuhkan peran serta berbagai pihak, baik itu individu, para pemberi kerja, dan pemerintah daerah guna mencapai 'universal health coverage' di Provinsi Jambi," kata Rizky Lestari.

Sementara itu, dari jumlah penduduk di Provinsi Jambi masih terdapat 786.180 orang warga Jambi yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS yang tersebar di sebelas kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Baca juga: BPJS: 83 persen penduduk Indonesia jadi peserta JKN-KIS

 
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020