Kemarin, kasus aktif COVID-19 turun dan usaha rintisan ITB di dunia

Kemarin, kasus aktif COVID-19 turun dan usaha rintisan ITB di dunia

Petugas medis menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) melintas di ruang isolasi mandiri, Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020). Menurut petugas jaga sudah 12 pasien berstatus OTG (Orang tanpa Gejala) dirawat di ruang isolasi tersebut. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/pras.

Jakarta (ANTARA) - Beberapa berita humaniora Rabu (21/10) kemarin menarik perhatian pembaca dengan topik tentang COVID-19 dan penanganannya  seperti tentang penurunan kasus aktif COVID-19 dan protokol kesehatan sebagai "vaksin" paling ampuh mencegah penyakit itu.

Namun, selain COVID-19 terdapat juga berita soal usaha rintisan ITB yang mewakili Indonesia di University Startup World Cup 2020.

Berikut berita kemarin yang masih menarik disimak Kamis ini:

Pemerintah catat kasus aktif COVID-19 20 Oktober turun 6,7 persen

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan kasus aktif COVID-19 mengalami penurunan dengan pada 20 Oktober 2020 turun 6,7 persen menjadi 16,93 persen dari 23,6 persen pada 20 September 2020.

Doni ingatkan protokol kesehatan "vaksin" efektif tangkal COVID-19

Meski vaksin COVID-19 belum dapat dipakai oleh masyarakat Indonesia, tapi ada satu "vaksin" lagi yang bisa efektif menangkal penyakit itu yaitu penerapan protokol kesehatan, tegas Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

10 dari 11 kecamatan di Depok sudah masuk zona oranye

Dari 11 kecamatan yang ada di kota Depok, Jawa Barat 10 di antaranya telah menjadi zona oranye atau daerah dengan risiko penularan COVID-19 sedang.

Startup ITB wakili Indonesia di University Startup World Cup 2020

Startup CeriTech yang didirikan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil lolos dalam final kompetisi startup dunia dan mewakili Indonesia di ajang University Startup World Cup 2020.
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020