Saham Tokyo dibuka sedikit melemah, saat harapan stimulus AS memudar

Saham Tokyo dibuka sedikit melemah, saat harapan stimulus AS memudar

Pejalan kaki memakai masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) tercermin pada layar yang menampilkan harga-harga saham di luar sebuah broker di Tokyo, Jepang, Selasa (17/3/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi, mengikuti penurunan di Wall Street semalam saat harapan paket stimulus terkait virus corona yang akan disepakati sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November memudar.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) berkurang 40,33 poin atau 0,17 persen, dari penutupan Senin (19/10/2020), menjadi diperdagangkan di 23.630,80 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 bertambah 260,50 poin atau 1,11 persen menjadi 23.671,13 poin.

Baca juga: Saham Tokyo menguat, Indeks Nikkei melambung 260,50 poin

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 3,73 poin atau 0,23 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.634,25 poin. Indeks Topix berakhir 20,29 poin atau 1,25 persen lebih tinggi, menjadi menetap di 1.637,98 poin pada perdagangan Senin (19/10/2020).

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan pertambangan, transportasi darat, serta pulp dan kertas merupakan yang menurun paling banyak pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.
Baca juga: Wall Street jatuh, batas waktu stimulus mendekati tanpa kesepakatan
 
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020