Hukum kemarin, seleksi hakim adhoc MA hingga KPK lelang ponsel

Hukum kemarin, seleksi hakim adhoc MA hingga KPK lelang ponsel

Ilustrasi. KPK (Antara)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita hukum kemarin (Senin, 19/10) yang menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca, mulai seleksi calon hakim adhoc di MA hingga KPK lelang ponsel hasil sitaan kasus korupsi.

Berikut sejumlah berita hukum kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini

Seleksi hakim ad hoc di MA dipersoalkan ke MK

Pengusulan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung oleh Komisi Yudisial yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial dipersoalkan ke Mahkamah Konstitusi.

Dikutip dari laman Mahkamah Konstitusi di Jakarta, pemohon adalah dosen bernama Burhanudin yang pernah mengikuti seleksi calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi di Mahkamah Agung pada 2016.

Selengkapnya di sini

Kasal adakan seleksi prajurit TNI AL dari relawan COVID-19 Wisma Atlet

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengadakan seleksi penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut untuk para relawan COVID-19 di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

"Seleksi penerimaan prajurit TNI AL yang diselenggarakan saat ini kepada para relawan Covid-19 yang bertugas di Wisma Atlet, Kemayoran merupakan salah satu wujud apresiasi TNI AL kepada relawan," ujar Yudo saat meninjau pelaksanaan tes samapta penerimaan Calon Bintara PK TNI AL Tahun 2020 khusus Relawan Satgas COVID-19, Senin.

Selengkapnya di sini

Peran OB pada kasus suap PDAM Kudus terungkap dalam sidang

Peran seorang "office boy" (OB) dalam kasus dugaan suap penerimaan pegawai di PDAM Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terungkap dalam sidang lanjutan perkara tersebut di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin.

Seorang OB yang juga ikut diangkat sebagai pegawai PDAM Kudus dalam seleksi penerimaan bermasalah tersebut, Solichul Hadi, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dengan terdakwa Direktur Utama PDAM Ayatullah Humaini dan pengusaha swasta yang menjadi perantara suap, Sukma Oni.

Selengkapnya di sini

Polisi sudah miliki identitas kendaraan penabrak anak Amien Rais

Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan pihak Satuan Lalu Lintas Polres Subang sudah memiliki identitas kendaraan yang diduga menabrak mobil yang ditumpangi putra politisi senior Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais.

"Identitas sudah kami ketahui dari penyelidikan Satlantas Polres Subang, nanti mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," kata Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin.

Selengkapnya di sini

KPK lelang 11 telepon seluler barang rampasan perkara korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III, Senin (26/10) akan melelang 11 telepon seluler yang merupakan barang rampasan negara dari perkara tindak pidana korupsi (tipikor).

"Objek lelangnya satu paket terdiri dari 11 handphone," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020