Tempat latihan tutup, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying ikut timnas Malaysia

Tempat latihan tutup, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying ikut timnas Malaysia

Arsip - Pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying mengaku akan rindu dengan Liliyana Natsir sebagai lawan berat menyusul keputusan pemain Indonesia itu yang akan pensiun dari bulu tangkis. Chan/Goh melaju ke laga putaran kedua turnamen Malaysia Masters 2019 setelah mengalahkan pasangan muda Tanah Air Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow dalam dua gim langsung 21-19, 21-19 selama 35 menit permainan. (ANTARA/Imam Santoso)

Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran profesional Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang kehilangan tempat berlatih akibat pandemi COVID-19, diajak bergabung untuk berlatih bersama tim nasional Malaysia.

Dikutip dari The Star Online, Senin, wabah COVID-19 telah membuat tempat berlatih ganda campuran peringkat tujuh dunia itu, di Sri Petaling ditutup untuk periode waktu yang tidak pasti karena perintah pengendalian gerakan bersyarat (CMCO) yang saat ini diberlakukan di Klang Valley.

Pasangan tersebut mulai Senin ini akan bergabung di pemusatan latihan tim nasional Malaysia di Academy Badminton Malaysia (ABM).

Baca juga: Chan/Goh akan merindukan Butet sebagai lawan mereka
Baca juga: Malaysia padukan pemain muda dan berpengalaman di Piala Thomas/Uber

Peng Soon/Liu Ying sudah menyetujui persyaratan yang dibuat oleh Asosiasi Bulu tangkis Malaysia (BAM) dan mereka harus berbasis di ABM, karena ABM di Bukit Kiara tengah memberlakukan lockdown sejak 9 Oktober lalu.

"Liu Ying dan saya akan tinggal dan berlatih di sana seperti yang lain," kata Peng Soon.

"Kami berterima kasih atas bantuan dari BAM. Setidaknya kami tidak perlu khawatir tidak punya tempat untuk berlatih."

"Padahal, berlatih bersama timnas adalah pilihan terbaik dan teraman bagi kami. Kami merasa masih terlalu berisiko untuk berlatih di salah satu fasilitas komersial di luar sana."

Sebelumnya, peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu berlatih dua kali sepekan, setiap Rabu dan Sabtu, bersama tim nasional di bawah program Road to Tokyo (RTT).

Ganda putra peraih medali perak Olimpiade Rio Goh V Shem/Tan Wee Kiong adalah pasangan profesional lainnya yang juga mengikuti program RTT, namun mereka menolak bergabung untuk berlatih bersama tim nasional karena alasan keluarga.

Baca juga: PBSI apresiasi penerapan sistem gelembung pada turnamen seri Asia
Baca juga: PBSI antisipasi padatnya jadwal turnamen 2021


 
Pewarta : Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020