Kembangkan wisata kuliner, Pemkab Gianyar gandeng Aerofood

Kembangkan wisata kuliner, Pemkab Gianyar gandeng  Aerofood

Bupati Gianyar I Made Mahayastra (kanan) sedang menandatangani kerjasama dengan PT Aerofood Indonesia dan Indonesian Chef Association Badan Pengurus Daerah Bali (ICA Bali). ANTARA/HO-Pemkab Gianyar.

Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali mengadakan kerja sama dengan PT Aerofood Indonesia dan Indonesian Chef Association Badan Pengurus Daerah Bali (ICA Bali) dalam rangka mengembangkan wisata kuliner.

“Apapun kebijakan itu harus dimulai dengan regulasi yang kuat seperti MoU, dan hari ini cukup bersejarah karena MoU ini bisa langsung ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama," kata.Bupati Gianyar I Made Mahayastra dalam siaran pers Diskominfo Gianyar, Sabtu.

MoU atau kesepakatan bersama ditandatangani oleh Bupati Gianyar Made Mahayastra dengan PT Aerofood Indonesia yang diwakili oleh Dirut PT Aerofood Indonesia SIS Handaya Azis

Dalam kesempatan itu dilakukan pula dengan perjanjian kerja sama antara ICA BPD Bali dengan organisasi perangkat daerah terkait. Seperti dengan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar tentang pembinaan dan pengolahan pangan lokal masyarakat di Kabupaten Gianyar, Dinas Pariwisata di bidang pengembangan wisata kuliner (makanan khas Gianyar), Dinas Tenaga Kerja di bidang peningkatan kemampuan pencari kerja di bidang bisnis atau usaha kuliner.

Selain itu juga Dinas Koperasi dan UKM di bidang peningkatan kemampuan kewirausahaan bidang kuliner bagi usaha mikro, kecil, menengah daan koperasi, Disperindag di bidang pengembangan pusat jajanan atau kuliner khas Gianyar. Kemudian, Dinas PUPR dalam upaya pengembangan sarana dan prasarana usaha kuliner yang memenuhi standar, Dinas Kesehatan dalam upaya pengembangan kuliner sehat dan TP.PKK Kabupaten Gianyar dalam upaya peningkatan kemampuan anggota PKK di bidang kuliner.

Menurut Bupati, kesepakatan ini bertujuan untuk mengembangkan makanan khas Gianyar sebagai wisata kuliner di samping juga membantu meningkatkan kemampuan kewirausahaan di bidang kuliner bagi UMKM di Gianyar. Tak kalah pentingnya lagi adalah, bagaimana meningkatkan kemampuan pencari kerja di bidang bisnis usaha kuliner.

“Kita harus selalu berinovasi sehingga salah satu yang saya garap hari ini adalah bidang kuliner, kebetulan Pemkab Gianyar membangun pasar Gianyar yang mungkin terbesar di Bali. Di sana nanti akan ada tempat kuliner yang akan kita garap dengan maksimal,” kata Mahayastra.

Ditambahkan, pariwisata itu tidak selalu berupa tempat yang indah, seni budaya, atraksi yang menarik. Namun tak kalah pentingnya adalah tentang kulinernya. Karena biasanya menurut Bupati Mahayastra, dalam suatu paket wisata setelah wisatawan tur keliling obyek wisata, akan diajak mampir mengunjungi dan mencicipi wisata kuliner yang dibikin langsung oleh masyarakat setempat.

“Di Gianyar ini makanan khas Bali yang paling lengkap semua ada, mulai dari jajajan tradisional, olahan ayam, bebek, babi guling, minuman semuanya ada. Sekarang bagaimana kita mengemasnya dengan menarik. Ini akan menjadi luar biasa, karena semua masyarakat akan dilibatkan, semua hasilnya masyarakat yang menikmati,” ujarnya.

Rencananya ke depan nanti akan bekerja sama dengan travel agent untuk menjadikan kuliner di pasar Gianyar sebagai salah satu paket wisata dengan berbagai syarat yang sudah pasti dipenuhi seperti makanan yang bersih, sehat, tertata rapi.

Baca juga: Ketua DPR serap keluhan perajin tenun di Gianyar Bali
Baca juga: Pengrajin tenun Gianyar dibantu peralatan guna tingkatkan produksi
Baca juga: Kemenparekraf terapkan Program BISA di Gianyar agar lebih menarik

Pewarta : Adi Lazuardi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020