Saham Tokyo jatuh dipicu kekhawatiran kebangkitan kasus COVID-19 Eropa

Saham Tokyo jatuh dipicu kekhawatiran kebangkitan kasus COVID-19 Eropa

Ilustrasi - Seorang pria berjalan melewati sebuah papan elektronik yang menampilkan rata-rata Nikkei di luar kantor pialang saham di Tokyo, Jepang. ANTARA/REUTERS/Thomas Peter/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada Jumat, memperpanjang kerugian hari sebelumnya dipicu kekhawatiran dampak meningkatnya kasus COVID-19 dan pembatasan baru di Eropa, serta kebuntuan atas paket bantuan virus corona AS untuk ekonomi yang terpukul keras oleh pandemi.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) terpangkas 96,60 poin atau 0,41 persen, dari penutupan Kamis (15/10/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.410,63 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 berkurang 119,50 poin atau 0,51 persen menjadi 23.507,23 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 14,10 poin atau 0,86 persen, menjadi berakhir di 1.617,69 poin. Indeks Topix turun 12,11 poin atau 0,74 persen menjadi 1.631,79 poin pada penutupan perdagangan Kamis (15/10/2020).

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan transportasi darat, pertambangan, dan real estat mencatat penurunan paling banyak pada akhir perdagangan.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020