Kapasitas ruang isolasi dan ICU COVID-19 Jakbar di atas 65 persen

Kapasitas ruang isolasi dan ICU COVID-19 Jakbar di atas 65 persen

Seorang tenaga kesehatan berjalan di area Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu (16-9-2020). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.)

Jakarta (ANTARA) - Kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta Barat telah di atas angka  65 persen, Rabu.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristi Wathini menjelaskan jumlah kapasitas tersebut didapat dari 18 rumah sakit rujukan COVID-19.

Baca juga: Pemkot Jakpus wajibkan perusahaan laporkan data assesment

“Total tempat tidur isolasi sebanyak 922, sudah ditempati total pasien isolasi sebanyak 632 orang,” ujar Kristi di Jakarta.

Sehingga saat ini tersisa 290 tempat tidur untuk isolasi COVID-19 di berbagai rumah sakit wilayah Jakarta Barat.

Kristi menambahkan, total tempat tidur ICU kini sebanyak 118 buah, dan telah ditempati  79 orang.

Sehingga sisanya tinggal 39 tempat tidur perawatan ICU pasien COVID-19.

Baca juga: Selasa, pasien sembuh COVID-19 Jakarta sebanyak 1.100 orang

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan saat ini di Jakarta sudah ada sekitar 100 rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien Corona Virus Desease (COVID-19) di Jakarta.

Selain itu, ada 15 hotel yang dijadikan ruang karantina pasien COVID-19, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI sebelumnya ada sebanyak 67, kemudian ada tambahan 13 rumah sakit umum daerah (RSUD) dan menggandeng 26 rumah sakit swasta sebagai rumah sakit rujukan pasien corona.

Baca juga: Puskesmas Kepulauan Seribu Selatan sosialisasikan gerakan 3M

Penambahan rumah sakit rujukan ini, untuk mengakomodir perawatan dan isolasi warga karena terpapar COVID-19 yang jumlah kasusnya masih terus meningkat.
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020