Gugus Tugas: 730 pasien COVID-19 di Kota Sorong sembuh

Gugus Tugas: 730 pasien COVID-19 di Kota Sorong sembuh

Petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat di Sorong, Rabu (14/10/2020) saat memperbaharui data COVID-19. (FOTO ANTARA/ Ernes Kakisina)

Sorong (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menyatakan bahwa sebanyak 730 pasien positif COVID-19 di kota itu dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh menjadi 1.270 orang.

"Berdasarkan data yang diterima dari tim surveilans Gugus Tugas ada sebanyak 730 pasien dinyatakan sembuh," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Rabu

Ia menjelaskan dengan penambahan 730 pasien sembuh tersebut sehingga total pasien sembuh naik menjadi 1.280 dengan persentase 93, 9 persen.

"Selain pasien sembuh, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 24 spesimen semuanya dinyatakan positif COVID-19 sehingga total kasus positif naik menjadi 1.352 kasus," katanya.

Selain itu, menurut data GTPP dalam pekan ini ada satu orang pasien terkonfirmasi meninggal dunia sehingga total 20 pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19 di Kota Sorong.

Ruddy menjelaskan bahwa jumlah kasus COVID-19 di Kota Sorong paling banyak di wilayah Provinsi Papua Barat, di mana pada umumnya disebabkan oleh transmisi lokal.

Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan warga supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan penyakit itu.

"Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," demikian Ruddy Rudolf Lakku.

Baca juga: Ada 37 tambahan, positif COVID-19 Kota Sorong naik 918 kasus

Baca juga: Ada 18, pasien COVID-19 wafat Kota Sorong tertinggi di Papua Barat

Baca juga: Bantu warganya pulang, Kolombia apresiasi GTPP COVID-19 Kota Sorong
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020