Saham Tokyo ditutup lebih tinggi didukung data kuat perdagangan China

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi didukung data kuat perdagangan China

Pejalan kaki memakai masker pelindung wajah menyusul wabah penyakit virus corona (COVID-19) tercermin pada layar yang menampilkan harga-harga saham di luar sebuah broker di Tokyo, Jepang, Selasa (17/3/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, menyusul kenaikan di Wall Street, namun kemudian tergelincir karena penguatan yen dan pada akhirnya pasar didukung oleh data perdagangan China yang kuat untuk September.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) terangkat 43,09 poin atau 0,18 persen, dari tingkat penutupan Senin (12/10/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.601,78 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 terpangkas 61,00 poin atau 0,26 persen menjadi 23.558,69 poin.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka sedikit lebih tinggi menyusul kenaikan Wall Street

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 5,75 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir pada 1.649,10 poin. Indeks Topix kehilangan 4,03 poin atau 0,24 persen menjadi 1.643,35 poin pada akhir perdagangan Senin (12/10/2020).

Baca juga: Saham Korsel setop keuntungan 5 hari, Indeks KOSPI turun 0,02 persen

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi udara, asuransi, dan peralatan listrik termasuk yang paling diuntungkan pada akhir perdagangan.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020