Bulog siap bangun gudang pengolahan beras berskala nasional di Garut

Bulog siap bangun gudang pengolahan beras berskala nasional di Garut

Sejumlah pekerja mengemas beras di gudang beras milik Bulog, Kabupaten Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Feri Purnama)

Garut (ANTARA) - Badan Urusan Logistik (Bulog) siap membangun gudang pengolahan dan penyimpanan beras kualitas premium di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk membantu memenuhi kebutuhan beras nasional.

"Ya nanti akan ada gudang Bulog di sana, sekarang lagi persiapan, itu milik Bulog untuk beras premium, tempatnya di Garut," kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Rabu.

Ia menuturkan Pemkab Garut sudah mendapatkan laporan langsung dari pihak Bulog terkait rencana pembangunan gudang beras Bulog di wilayah Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi.

Baca juga: Hingga Oktober, Bulog salurkan 146,9 ribu ton beras bansos

Pemkab Garut, lanjut dia, siap mendukung rencana pembangunan gudang tersebut dengan menghibahkan tanah untuk Bulog seluas kurang lebih 15 hektare.

"Jadi kami akan bantu pengadaan tanahnya, di sana itu tanah desa nanti akan kami ganti," katanya.

Ia menyampaikan Pemkab Garut hanya menyiapkan tanahnya, untuk tahapan selanjutnya seperti rencana pembangunannya nanti dilakukan langsung oleh Bulog.

Baca juga: Bulog investasi bangun tiga pabrik pengolahan hasil pertanian di NTB

Menurut dia, keberadaan gudang Bulog itu akan memberikan keuntungan bagi Garut yakni petani bisa menjual gabahnya ke Bulog, kemudian akan ada penyerapan tenaga kerja bagi warga Garut.

"Ada keuntungannya, ada penyerapan gabah dari petani, ada penyerapan tenaga kerja juga," katanya.

Camat Banyuresmi Jujun Juhana menambahkan, daerah yang akan dibangun untuk gudang Bulog itu masuk dua desa yakni Desa Sukasenang dan Desa Mekarsari yang lokasinya tidak jauh dari jalan raya Garut-Bandung.

Pemerintah kecamatan dan desa, kata dia, sudah meninjau langsung lokasinya untuk memastikan batasan tanah yang akan dijadikan gudang Bulog tersebut.

"Lahan yang akan dijadikan gudang ini berada di dua desa, statusnya tanahnya tanah desa," katanya.

Kepala Desa Sukasenang, Iwan Ridwan mendukung program pembangunan gudang Bulog karena akan berdampak positif yaitu ada keramaian lalu terjadi pertumbuhan ekonomi yang memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar.

Keberadaan gudang itu akan menyerap tenaga kerja, bahkan hasil pertanian masyarakat sekitar akan langsung diserap oleh Bulog.

"Jadi kami menyambut baik karena berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat setempat, akan ada penyerapan tenaga kerja, dan hasil pertanian bisa terserap langsung," kata Iwan.
Pewarta : Feri Purnama
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020