Saham Tokyo jatuh, tertekan khawatiran bangkitnya COVID-19

Saham Tokyo jatuh, tertekan khawatiran bangkitnya COVID-19

Ilustrasi: Perempuan berkimono melintas di depan papan elektronik yang menunjukkan pergerakan turun Indeks Nikkei, Bursa Saham Tokyo, Jepang (14/5/2019). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-hoon/aa. (Reuters/Kim Kyung-hoon)

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, karena beberapa pasar Asia melemah dan penurunan Wall Street semalam menekan sentimen investor di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kebangkitan kembali kasus Virus Corona (COVID-19) di Eropa.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) jatuh 258,67 poin atau 1,11 persen, dari penutupan Rabu (23/9/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.087,82 poin. Sehari sebelumnya, Nikkei 225 merosot 13,81 poin atau 0,06 persen menjadi 23.346,49 poin.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka melemah tajam setelah Wall Street jatuh

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 17,81 poin atau 1,08 persen, menjadi menetap di 1.626,44 poin. Indeks Topix kehilangan 2,17 poin atau 0,13 persen menjadi 1.644,25 poin penutupan perdagangan Rabu (23/9/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan besi dan baja, logam non-besi dan pertambangan termasuk yang membukukan penurunan paling banyak pada akhir perdagangan.

Baca juga: IHSG ditutup jatuh, tertekan aksi jual investor asing
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020