Edhie Baskoro usulkan kurikulum pendidikan disesuaikan situasi pandemi

Edhie Baskoro usulkan kurikulum pendidikan disesuaikan situasi pandemi

Relawan Ibas dan Yayasan Idalia bersama anak anak yatim piatu di salah satu panti di Trenggalek, Jatim, Kamis (21/5/2020) (Ist/foto tim relawan EBY di Trenggalek)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap proses pembelajaran di tengah pandemi COVID-19 dengan mengusulkan kurikulum pendidikan disesuaikan dengan situasi pandemi.

"Jangan mengejar kuantitas, kita juga harus mengejar kualitas kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi sekarang ini," kata Ibas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: KPAI dorong penetapan kurikulum pendidikan di situasi darurat

Baca juga: Mendikbud janji sederhanakan kurikulum

Dia menekankan pentingnya infrastruktur yang menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ), tujuannya agar para pelajar yang belajar dari rumah tidak menemui kendala dalam menyerap ilmu pengetahuan.

Selain itu, menurut dia, perlu juga dibuatkan kelas-kelas khusus melalui grup kecil, pendistribusian pekerjaan rumah bisa melalui pos bagi siswa dan siswi yang belum memiliki fasilitas jaringan internet atau wifi juga perlu diperhitungkan.

"Pemerintah pusat maupun daerah perlu memberikan beasiswa kepada siswa dan siswi dari kalangan tidak mampu, karena masyarakat tentu sedang mengalami kesulitan akibat dampak pandemi COVID-19," ujarnya.

Ibas mengatakan masih banyak murid yang belum beruntung menikmati fasilitas, seperti jaringan internet yang memadai, laptop maupun kuota internet terlebih di daerah-daerah pedalaman.

Dia mengatakan pada Sabtu (8/8) ia menggelar pertemuan secara virtual dengan siswa-siswi di Pacitan, yang berlangsung di Hall Room Hotel Grand Bromo, Pacitan, Jatim. Hadir dalam acara tersebut UPT SMA Pacitan dan Kepala SMA 1 Pacitan.

Pada kesempatan itu, Ibas memotivasi para pelajar dan berharap seluruh pelajar tetap semangat dan fokus belajar. Ibas juga mengajak pelajar untuk memperkuat wawasan sekaligus nilai kebangsaan.

Baca juga: Ibas: F-Demokrat tolak bahas RUU tidak terkait penyelesaian COVID-19

Baca juga: Perpaduan kurikulum permudah siswa belajar saat pandemi COVID-19

“Penting bagi adik-adik terus memperkuat wawasan dan mempromosikan nilai kebangsaan, kemanusiaan dan persatuan khususnya di masa pandemi COVID-19," ujar Ibas saat memberikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ibas yang merupakan anggota Komisi VI DPR RI tersebut melalui timnya memberikan bantuan Ambulance Siaga COVID-19 dan para siswa yang hadir juga menerima bantuan paket kuota internet.

Dia juga berharap para siswa untuk tetap semangat walaupun sedang diterpa pandemi COVID-19 dan harus tetap aktif berkarya serta berprestasi.

Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020