Saham Tokyo dibuka merosot, tertekan kenaikan yen

Saham Tokyo dibuka merosot, tertekan kenaikan yen

Ilustrasi: Seorang pria memakai masker pelindung, menyusul penyebaran virus korona (COVID-19), berjalan melewati sebuah layar yang memperlihatkan harga saham Nikkei diluar kantor pialang di Tokyo, Jepang, Jumat (13/3/2020). (REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHA)

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi, karena eksportir terpukul apresiasi yen terhadap dolar AS, sementara kekhawatiran atas laba perusahaan domestik yang mengecewakan menambah sentimen negatif menjelang laporan lebih lanjut termasuk Toyota.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 54,66 poin atau 0,24 persen, dari tingkat penutupan Rabu (5/8/2020), menjadi diperdagangkan di 22.460,19 poin. Sehari sebelumnya Indeks Nikkei 225 turun 58,81 poin atau 0,26 persen menjadi 22.514,85 poin.

Baca juga: Wall Street melambung, Indeks Dow Jones melonjak 373,05 poin

Baca juga: IHSG diperkirakan menguat sepanjang hari ini, ikuti bursa saham global


Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 4,47 poin atau 0,29 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.550,24 poin. Indeks Topix melemah 0,55 poin atau 0,04 persen menjadi 1.554,71 poin pada akhir perdagangan Rabu (5/8/2020).

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan industri makanan, pertanian dan perikanan serta peralatan transportasi paling banyak mengalami penurunan pada menit-menit pembukaan setelah perdagangan pagi.

Baca juga: Harga emas melonjak lagi 28,3 dolar, meroket ke rekor tertinggi baru

Baca juga: Dolar AS jatuh, dipicu naiknya selera investor pada aset berisiko


 
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020