Bursa saham Australia tergelincir karena laju harga emas terhenti

Bursa saham Australia tergelincir karena laju harga emas terhenti

Ilustrasi - Bendera nasional Australia dengan tampilan besar harga pasar harian, pasar saham Australia, ANTARA/Shutterstock/pri.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia menghapus keuntungan awal sesi menjadi berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa, karena laju kenaikan harga emas yang menjadi motor penggerak pasar terhenti di sore hari.

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 23,70 poin atau 0,39 persen menjadi ditutup pada 6.020,50 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 22,80 poin atau 0,37 persen menjadi 6.146,80 poin.

Harga emas terus melonjak di sesi pagi, mencapai rekor tertinggi 1981,26 dolar AS per ounce sebelum turun tajam pada sore hari dan mendorong aksi jual di saham-saham penambang emas.

Hampir semua sektor diperdagangkan lebih rendah, namun, sektor material menguat 0,9 persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,39 persen dan ANZ turun 0,88 persen, National Australia Bank turun 0,28 persen dan Westpac Bank turun 1,47 persen.

Saham-saham pertambangan menguat dengan BHP naik 1,74 persen, Rio Tinto naik 1,19 persen, Fortescue Metals naik 3,18 persen dan Goldminer Newcrest naik 0,11 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas jatuh dengan Oil Search turun 1,61 persen, Santos turun 1,99 persen dan Woodside Petroleum turun 1,39 persen.

Supermarket terbesar Australia merosot dengan Coles turun 0,45 persen dan Woolworths turun 0,51 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,30 persen, maskapai nasional Qantas merosot 2,45 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 1,18 persen.

Baca juga: Saham Australia ditutup melambung ketika emas capai rekor tertinggi
Baca juga: Saham Australia dibuka "rebound" seiring meningkatnya penambang emas
Baca juga: Saham Australia berakhir merosot, terseret anjloknya saham teknologi
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020