Pasien sembuh dari COVID-19 di Sulsel capai 522 orang

Pasien sembuh dari COVID-19 di Sulsel capai 522 orang

Analis Kesehatan RSUP Wahidin Sudirohusodo saat mengatur sampel untuk uji spesimen COVID-19 warga Sulsel di Makassar. ANTARA/Nur Suhra Wardyah/aa.

Makassar (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sulawesi Selatan mengkonfirmasi pasien sembuh dari COVID-19 per tanggal 19 Juli 2020 mencapai 522 orang sehingga tingkat kesembuhan di Sulsel mencapai angka 52,5 persen dari 8.072 warga Sulsel terpapar virus corona.

Ketua Tim Konsultan Pengendalian COVID-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin di Makassar, Senin mengemukakan angka kesembuhan pasien COVID-19 Sulsel terus mengalami peningkatan. Secara keseluruhan angka kesembuhan Sulsel sebanyak 4.201 orang.

Ia mengatakan ada kenaikan lima kali lipat dari beberapa hari sebelumnya. Pertumbuhan itu merapat ke angka pertama.

“Jadi tren yang bagus ini harus dapat lebih dipertahankan, dan terus disasar kepada kelompok-kelompok potensial penularan. Intinya, edukasi dalam penerapan protokol kesehatan harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Pada sepekan terakhir, angka kesembuhan pasien positif COVID-19 di Sulawesi Selatan mencapai 1.422 orang. Secara rinci, pada Senin (13/7) sebanyak  259 orang sembuh, Selasa (14/7) ada 144 orang sembuh.

Baca juga: GTPP COVID-19 Sulawesi Selatan siapkan RS antisipasi lonjakan kasus

Baca juga: Pakar Epideomologi: Sulsel darurat COVID-19

Lebih lanjut pada Rabu (15/7/2020) ada 113 orang sembuh, Kamis (16/7/2020) ada 211 orang sembuh, Jumat (17/7) ada 115 orang sembuh, Sabtu (18/7) ada 78 orang sembuh, dan Minggu (19/7) ada 522 orang sembuh.

Prof Ridwan menyebutkan bahwa saat ini Sulsel harus memeriksa 1 persen dari jumlah populasinya, yakni sekitar 80.000 pemeriksaan PCR. Sementara pemeriksaan PCR di Sulsel baru mencapai hampir 55.000 atau setara dengan 60 persen.

Oleh karena itu, menurut dia upaya maksimal pada situasi ini harus terus memperketat implementasi protokol kesehatan di seluruh wilayah, pembatasan pergerakan, dukungan sarana penegakan protokol kesehatan harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah

Selain itu menerapkan protokol kesehatan dengan konsepsi adaptasi kebiasaan baru tetap menjadi prioritas. Apalagi, Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah merilis bahwa penyebaran COVID-19 juga bisa terjadi melalui udara.

Baca juga: Angka kesembuhan COVID-19 di Sulsel meningkat menjadi 36 persen

Baca juga: Panglima: Angka paparan COVID-19 di Sulsel tinggi karena PCR bertambah

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020