Jumlah pasien COVID-19 Kota Jayapura bertambah jadi 1.442 orang

Jumlah pasien COVID-19 Kota Jayapura bertambah jadi 1.442 orang

Info grafis perkembangan COVID-19 di Kota Jayapura (Antara/HO- Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jayapura Provinsi Papua Ni Nyoman Sri Antari mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di kota itu bertambah menjadi 1.442 orang.

"Pada Kamis (16/7) ada penambahan 34 pasien COVID-19 baru di kota ini. Pasien positif baru itu berasal dari sejumlah kelurahan yang ada di Jayapura," kata Antari di Jayapura, Jumat.

Baca juga: Manokwari perpanjang masa tanggap darurat COVID-19

Antari menjelaskan dari 34 pasien baru itu tiga orang dari Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, empat orang dari Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, 10 orang dari Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara.

Empat orang dari Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, dua orang dari Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, satu orang dari Kelurahan Numbai, Distrik Jayapura Selatan.

Baca juga: Positif COVID-19 di Papua terus bertambah jadi 2.406 orang

Dua orang dari Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, satu orang dari Kelurahan Vim, Distrik Abepura, empat orang dari Kelurahan Waimhorok Distrik Abepura. Kelurahan Awiyo dan Kelurahan Abepantai Distrik Abepura masing-masing satu orang.

Selanjutnya, pada Kamis itu juga, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jayapura mencatat 17 pasien virus corona dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Baca juga: Bantu warganya pulang, Kolombia apresiasi GTPP COVID-19 Kota Sorong

"Ke-17 orang pasien sembuh ini juga dari sejumlah kelurahan yang ada di Kota Jayapura. Mereka sembuh karena tekun menjalani perawatan dan pengobatan yang diberikan oleh tenaga medis," ujarnya.

Ia menambahkan hingga kini pasien virus corona di kota itu yang masih menjalani perawatan 912 orang. Pasien yang meninggal akibat COVID-19 tercatat 17 orang.

"Pasien dalam pemantauan 19 orang, pasien yang suspek sebanyak 319 orang, orang tanpa gejala 96 orang," katanya.

Pewarta : Musa Abubar
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020