230 warga Batam sembuh dari COVID-19

230 warga Batam sembuh dari COVID-19

Pasien sembuh COVID-19 pulang dari RSKI COVID-19 Galang. (Pradanna Putra Tampi)

Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Kepulauan Riau mencatat tambahan empat orang sembuh dari COVID-19, sehingga secara keseluruhan menjadi 230 warga pulih dari paparan virus corona.

"Alhamdulillah, hari ini bertambah empat pasien sembuh dan Kecamatan Sekupang kembali menjadi zona hijau," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Batam Azril, Kamis.

Dalam keterangan tertulis, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan warga yang sembuh hari ini, yaitu terkonfirmasi positif 228, 238, 240 dan 241.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Batam tambah dua jadi 227 orang

Baca juga: Pemkot Batam fasilitasi tes cepat COVID-19 gratis untuk santri


"Kota Batam menuju tren positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh," kata Rudi.

Keempat pasien yang sembuh berstatus suspek yang selama ini dirawat di RS Khusus Infeksi COVID-19 Galang.

Ia merinci warga yang sembuh terkonfirmasi positif 228 dan 240 adalah pelaut 37 tahun dan 53 tahun. Keduanya dinyatakan positif COVID-19 masing-masing pada 30 Juni 2020 dan 4 Juli 2020.

Lalu kasus positif 238 adalah perempuan 37 tahun yang dinyatakan positif COVID-19 sejak 2 Juli 2020 serta karyawan BRI Pekanbaru berusia 46 tahun yang dinyatakan terpapar virus corona sejak 6 Juli 2020.

Berdasarkan catatan ANTARA, pasien kasus 241, merupakan warga yang sebelumnya pernah positif COVID-19, kemudian dinyatakan sembuh, dan kembali terinfeksi virus corona.

Baca juga: Pemkot Batam tes ulang COVID-19 terhadap pendatang dari zona hitam

Baca juga: Empat personil band dari Surabaya positif COVID-19 di Batam


Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menyatakan tidak ada penanganan khusus untuk karyawan BRI yang kembali dinyatakan sembuh tersebut. "Tidak ada penanganan khusus. Teori baru, bukan reinfeksi," kata Didi yang dikonfirmasi terpisah.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020