Kalteng lakukan tes cepat terhadap kaum lansia

Kalteng lakukan tes cepat terhadap kaum lansia

Tes cepat massal terhadap lansia di Kalteng. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menginstruksikan dinas kesehatan melakukan tes cepat atau 'rapid test' massal kepada kaum lanjut usia (lansia).

"Hal itu dilakukan, mengingat rentannya usia lanjut jika terkena COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul di Palangka Raya, Selasa.

Salah satunya, yakni tes cepat massal di Panti Werdha yang dihuni orang-orang lanjut usia. Selain itu kegiatan serupa dilaksanakan di Panti Sosial Bina Laras Pambelum dihuni oleh penyandang masalah sosial.

Kedua panti ini di bawah UPT Dinas Sosial Kalimantan Tengah. Adapun jumlah tenaga kesehatan yang ditugaskan berjumlah 20 orang.

"Tes cepat di Panti Werdha dilakukan kepada 88 orang, terdiri dari 57 orang lansia dan 31 orang petugas panti yang semua hasilnya non reaktif," ungkapnya.

Baca juga: Linda Gumelar: Semangat lansia tingkatkan daya tahan dari COVID-19

Baca juga: Menteri PPPA: Lansia perlu perhatian khusus hadapi normal baru


Sementara itu di Panti Sosial Bina Laras Pambelum, jumlah yang diperiksa 27 orang dengan hasil semuanya non reaktif dan selain tes cepat juga dilakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan panti.

Lebih lanjut Suyuti yang juga menjabat Wakil Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Kalteng menjelaskan, sebagai upaya memotong mata rantai penularan, pemerintah provinsi terus meningkatkan jumlah pemeriksaan spesimen yang lebih tinggi.

Jumlah spesimen yang telah diperiksa dengan PCR mencapai 4.765 jiwa, artinya berada pada angka 1.721 per satu juta jiwa. Angka pencapaian ini sudah di atas pencapaian Jawa Timur yang berada di angka 1.428 per satu juta jiwa.

Adapun sejumlah mesin PCR yang dimiliki Kalimantan Tengah saat ini, diantaranya berada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, hingga RS Kota Palangka Raya. Rumah sakit lainnya pun juga didorong untuk memiliki alat tersebut.

Baca juga: COVID-19, pasangan lansia meninggal dunia sambil bergandengan tangan

Baca juga: Gubernur Jatim ingatkan lansia jangan sering keluar rumah
Pewarta : Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020