Kronologi terbakarnya mobil mewah Via Vallen

Kronologi terbakarnya mobil mewah Via Vallen

Mobil Alphard milik penyanyi dangdut Via Vallen yang terbakar di gang samping rumahnya di kawasan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/06/2020). (ANTARA Jatim/HO/WI)

Jakarta (ANTARA) - Mella Rosa, adik pedangdut Via Vallen mengungkapkan kronologi pembakaran mobil  milik sang kakak pada Selasa (30/6) pagi.

Mella mengatakan kejadian terbakarnya mobil mewah berjenis Alphard itu terjadi saat menjelang subuh. Dia mengaku saat itu mendengar teriakan keras dari sang kakak yang histeris karena mobilnya terbakar.

"Kejadiannya (pukul) 03.20 jadi hampir subuh. Pada saat itu saya posisi lagi tidur, tiba-tiba ada teriakan dari pihak saudara saya itu mbak Seli dan teteh saya (Via Vallen), menyusul teteh saya teriak sambil histeris gitu, saya shock tiba-tiba langsung bangun," kata Mella Rosa saat dikonfirmasi awak media, Rabu.

Mella menggambarkan suasana saat itu dalam kondisi panik karena api yang melahap mobil semakin membesar hingga nyaris merambat ke rumah.

"Semuanya kumpul di dalam rumah. Jadi mengerahkan seluruh keluarga untuk keluar rumah pada saat itu. Karena panik apinya semakin membesar," ujar dia.

Lebih lanjut, Mella mengatakan saat itu Via Vallen tengah melakukan proses syuting sehingga membuatnya harus mengeluarkan mobilnya dari garasi rumah.

Baca juga: Polisi: Pembakar mobil Via Vallen diduga tetangga sendiri

Baca juga: Mobil mewah Via Vallen terbakar


"Pada saat itu teteh lagi syuting video di dalam garasi jadi di-setting seperti kayak panggung. Jadi mobilnya otomatis dikeluarkan semua, jadi posisinya di pinggir rumah, bukan di jalan raya," terang adik Via Vallen tersebut.

Dia menambahkan bahwa salah satu kru sempat melihat orang asing mondar-mandir di dekat rumah Via Vallen meski tidak tahu dengan pasti apa tujuannya.

"Sempet operator lighting itu sempat bilang, dia itu ngeliat orang kayak lewat gitu. Tapi enggak tahu lagi pastinya itu siapa," kata Mella.

Meski mobil mewah Via Vallen hangus terbakar, Mella dan keluarga tetap bersyukur karena kebakaran tidak merambat lebih jauh.

"Jadi pada saat itu kita nunggu sekitar satu jam. Karena orang pemadam kebakaran itu harus pake perlengkapan dulu, cuma karena panik saja makanya teteh langsung 'ya Allah cepetan takut ke rumah, takut kena tetangga'," tandas Mella Rosa.

Baca juga: Tersangka pembakar mobil Via Vallen terancam hukuman 12 tahun

Baca juga: Kapolresta: Pelaku sakit hati tak bisa bertemu Via Vallen

Baca juga: Polisi tetapkan status tersangka pembakar mobil Via Vallen

 
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020