Punya riwayat ke Palembang, dua positif COVID-19 di Pekanbaru sembuh

Punya riwayat ke Palembang, dua positif COVID-19 di Pekanbaru sembuh

Sejumlah warga mengenakan masker saat berbelanja di Pasar Sago saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (19/4/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro/aww.

Kota Pekanbaru (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyatakan sebanyak dua pasien positif COVID-19 di kota itu, yang terkategori mempunyai riwayat perjalanan dari Palembang, Provinsi Sumsel dinyatakan sembuh

"Namun demikian kewaspadaan setiap orang perlu terus ditingkatkan, terutama tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Juru Bicara Bidang Kesehatan Tim GTPP COVID-19 Kota Pekanbaru, dr. Mulyadi di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, masyarakat perlu terus menerapkan protokol kesehatan dan disiplin menerapkannya seperti rajin cuci tangan dengan air mengalir, hindari keramaian, gunakan masker, makan makanan yang bergizi dan sehat, serta olahraga rutin.

Terkait pentingnya menggunakan masker, katanya, selain mencuci tangan, memakai masker merupakan salah satu bentuk pencegahan tertularnya virus corona dari orang lain.

Apalagi, kata dia,  penggunaan masker memang dapat mengurangi penularan virus secara signifikan, karena selain melindungi diri sendiri juga orang lain, dan hal itu sudah ada studinya.

Selain itu, kata Mulyadi, Pemkot Pekanbaru melalui tim GTPP COVID-19 kembali merencanakan tes swab massal, sebagai langkah cepat dalam memutus mata rantai penyebaran virus mematikan itu.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy mengatakan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Diskes Provinsi Riau terkait rencana tes usap massal untuk ketersediaan alatnya.

Sedangkan rencana tes usap massal akan dilakukan di Pasar Rumbai, khususnya mereka yang mengikuti tes usap itu merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang tercatat di tim gugus tugas COVID-19 Pekanbaru.

Selain itu, tes juga dapat diikuti oleh pengunjung pasar dan pedagang pasar tersebut, yang dilakukan secara gratis kepada masyarakat.

Baca juga: Tiga pegawai positif COVID-19, Pekanbaru tutup satu kantor camat

Baca juga: Meski zona kuning, warga Pekanbaru harus disiplin ikuti protokol

Baca juga: Wali Kota: Setelah PSBB, transmisi lokal di Pekanbaru bisa ditekan

Baca juga: Pasien COVID-19 terakhir di RSUD AA Riau dinyatakan sembuh
Pewarta : Frislidia
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020