KKP dan DKP Tabanan adakan Safari Gemarikan selama COVID-19

KKP dan DKP Tabanan adakan Safari Gemarikan selama COVID-19

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Tabanan, Bali, mengadakan perluasan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Safari Gemarikan) di ruang rapat kantor Pemda Tabanan, Selasa (9/6/2020), guna meningkatkan gizi serta derajat kesehatan masyarakat selama pandemi COVID-19. (Antara News Bali/Pande Yudha/2020)

Tabanan (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Tabanan, Bali, mengadakan perluasan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Safari Gemarikan) di ruang rapat kantor Pemda Tabanan, Selasa, guna meningkatkan gizi serta derajat kesehatan masyarakat selama pandemi COVID-19.

Sekretaris Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan RI Berny A. Subki mengatakan kegiatan ini merupakan kampanye meningkatkan konsumsi ikan yang bertujuan menaikkan kesehatan dan gizi masyarakat dalam rangka mendukung program prioritas penanganan stunting.

"KKP melalui kegiatan Safari Gemarikan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan bagi pertumbuhan dan kecerdasan," ujarnya.

Baca juga: Promosikan makan ikan, KKP siapkan 40.000 paket

Sekda I Gede Susila menambahkan, tingkat konsumsi ikan di Tabanan masih tergolong rendah sehingga diperlukan tindakan nyata, bukan hanya sekadar sosialisasi.

Oleh sebab itu, melalui Safari Gemarikan ini, pihaknya berharap agar masyarakat Tabanan lebih terbiasa mengonsumsi ikan di tengah pandemi COVID-19.

"Dengan terjaminnya ketersediaan ikan baik ikan tawar maupun ikan laut, maka masyarakat lebih mudah untuk memperoleh ikan sebagai lauk konsumsi sehari-hari," katanya.

Menurut Susila, dalam acara ini, KKP bersama mitra kerja memberikan bantuan 500 paket ikan yang berisi empat jenis produk ikan, yaitu ikan tongkol segar, nugget patin, lele filled, dan kerupuk ikan lele yang diambil dari pelaku usaha UMKM lokal.

"Target penerima dikhususkan kepada ibu hamil yang mengalami kekurangan energi dan kalori, masyarakat yang tercacat sebagai DTKS yang belum menerima bantuan selama pandemi dan umur yang lebih dari 62 tahun," kata Susila.

Baca juga: KKP bagikan paket olahan ikan untuk pengemudi taksi dan ojek daring

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI I Made Urip menjelaskan Gemarikan ini bertujuan memberikan asupan, terutama kepada anak-anak yang mengalami kekerdilan/stunting, yang kekurangan gizi, serta untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak di Tabanan.

Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk membangkitkan pelaku bisnis UMKM, yakni salah satunya dengan mendorong pelaku usaha agar mampu mengambil peluang untuk mengolah dan memasarkan hasil ikan dengan kualitas yang baik dengan bahan baku potensi lokal.

Baca juga: Perangi COVID-19, KKP ajak pemda penuhi gizi masyarakat dengan ikan
Baca juga: KKP salurkan bantuan protein bagi tenaga medis sejumlah RS di Jakarta
Pewarta : Naufal Fikri Yusuf
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020