Hindari tumpang tindih, Bupati Aceh Barat minta penyaluran BST ditunda

Hindari tumpang tindih, Bupati Aceh Barat minta penyaluran BST ditunda

Bupati Aceh Barat, Haji Ramli MS. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar/am.

Meulaboh (ANTARA) - Bupati Aceh Barat, Aceh, Haji Ramli MS meminta kepada PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Meulaboh agar menunda sementara waktu penyaluran bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp600 ribu per bulan kepada masyarakat miskin di daerah ini.

“Sebelum ada sinkronisasi data penerima bantuan antara Pemkab Aceh Barat dengan PT Pos Indonesia, kami mohon agar bantuan ini ditunda sehingga nantinya bantuan tersebut tidak tumpang tindih atau dobel penerima,” kata Bupati Ramli MS di Meulaboh, Rabu.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga sudah mengalokasikan sejumlah bantuan kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Bantuan tersebut bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK), Anggaran Pembangunan Belanja Aceh (APBA), dana desa, serta dari pemerintah pusat.

Agar penerima bantuan tersebut nantinya tepat sasaran dan tidak tumpang tindih, Ramli MS meminta agar penyaluran dana bantuan yang akan disalurkan oleh PT Pos Meulaboh ditunda, hingga tuntasnya verifikasi data calon penerima yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

“Kita belum tahu pandemi COVID-19 ini kapan akan berakhir, jadi segala bentuk bantuan yang berhubungan dengan COVID-19, mohon tidak dibagikan apabila belum lengkap data calon penerimanya,” kata Ramli MS menambahkan.

Ia juga menegaskan, alasan penundaan sementara penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Aceh Barat, untuk menyelamatkan keuangan negara, sehingga negara tidak harus mengeluarkan anggaran yang besar dengan jumlah penerima bantuan yang sama.

Saat ini, kata dia, masih banyak masyarakat di Aceh Barat yang belum mendapatkan bantuan terkait dampak pandemi COVID-19.

Untuk itu, ia meminta agar semua masyarakat calon penerima bantuan COVID-19 di Aceh Barat agar dapat terdata dengan baik, dan bisa dinikmati oleh masyarakat tanpa harus menerima bantuan secara ganda.

“Saya berharap bantuan BST oleh PT Pos Meulaboh ini ditunda sementara, kalau mungkin biarlah Pemkab Aceh Barat yang menyalurkannya, setelah verifikasi data kita tuntaskan,” kata Ramli MS menuturkan.

Ia juga berharap kepada pemerintah pusat agar mempercayakan penyaluran bantuan tersebut kepada pemerintah daerah, sehingga bantuan ini diharapkan benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak, katanya menegaskan.

Baca juga: Penyaluran BST di kabupaten TTS dinilai tak tepat sasar
Baca juga: Dinsos-P3A Kulon Progo akui pembagian BST sebabkan kerumunan massa
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020