KNPI salurkan bantuan APD untuk RSUD Kepuluan Seribu

KNPI salurkan bantuan APD untuk RSUD Kepuluan Seribu

Kapal ambulans laut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Seribu untuk operasional evakuasi warga Kepulauan Seribu yang membutuhkan perawatan. (ANTARA/Fauzi Lamboka) (Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Kepulauan Seribu.

Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Erick PZ Lumbun mengatakan pemerintah daerah menyambut baik kepedulian KNPI dengan memberikan APD untuk tenaga medis tersebut.

"Bantuan ini sangat bermanfaat untuk petugas kesehatan maupun masyarakat dalam mencegah penyebaran wabah virus Corona (COVID-19)," kata Erick dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Wakil Bupati Kepulauan Seribu apresiasi kepatuhan warga saat PSBB

Ketua DPD II KNPI Kepulauan Seribu, Lukman Hadi mengatakan pemberian APD ditujukan bagi RSUD Kepulauan Seribu. Sementara alat pencuci tangan ditempatkan di setiap pulau permukiman serta masker diberikan kepada masyarakat.

"Kita mengapresiasi kepada lembaga kesehatan dan tenaga medis dalam melakukan pencegahan dan penyembuhan virus Corona," ujar Lukman.

Lukman menyatakan pihaknya sebagai organisasi kepemudaan, akan terus bergerak aktif membantu pemerintah dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat.

"Kami terus bekerja untuk menghimbau masyarakat agar menjaga kebersihan dan patuh kepada himbauan pemerintah serta tetap berada di rumah dan di pulau, serta tetap memakai masker setiap keluar rumah," jelas Lukman.

Baca juga: Hukuman "push up" untuk remaja pelanggar PSBB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari terhitung sejak 10-23 April 2020.

Penerapan PSBB tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai upaya penanggulangan penyebaran wabah virus corona (COVID-19).
Pewarta : Fauzi
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2020