3 lokasi panen udang disiapkan untuk Hari Ikan Nasional Oktober 2020

3 lokasi panen udang disiapkan untuk Hari Ikan Nasional Oktober 2020

Ilustrasi- Tambak udang menggunakan teknologi intensif di Desa Surumana, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggal. (ANTARA/Rolex Malaha)

Parigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, merencanakan tiga lokasi untuk panen udang sebagai bagian rangkaian kegiatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) tahun 2020.

Kepala Dinas Perikanan Parigi Moutong Efendi Batjo yang dihubungi, di Parigi, Senin, mengatakan tiga lokasi itu merupakan tambak udang menggunakan sistem teknologi intensif, dua diantaranya milik perusahaan pembudidaya udang vaname dan tambak percontohan milik pemerintah setempat.

"Tiga lokasi yang kami siapkan belum bersifat final. Yang menentukan lokasi strategis panen adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," ujar Efendi.

Baca juga: Bupati Parigi Moutong minta OPD persiapkan HPS dengan matang

Parigi Moutong akan menjadi tuan rumah kegiatan tahunan Kementerian KKP pada Oktober mendatang bersamaan dengan perhelatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-40 karena sektor perikanan tangkap maupun budi daya di kabupaten itu sangat potensial karena didukung dengan garis pantai cukup luas sekitar 472 kilometer yang berada di kawasan Teluk Tomini.

Dia menjelaskan tiga lokasi yang di usulkan melibatkan tambak udang milik PT Aquakultur Prima di Desa Sijolo, Kecamatan Moutong seluas 250 hektare, tambak udang PT Esaputli Pratama Desa Tomoli, Kecamatan Toribulu 16,5 hektare, dan tambak udang percontohan di Kota Parigi seluas 10 hektare.

"Tambak udang milik PT Aquakultur Prima masih menjadi tambak terbesar di Parigi Moutong. Tahun ini mereka mulai berproduksi," ujar Efendi.

Meski pemerintah setempat sudah merancang persiapan Harkannas, katanya, namun belum bisa dipastikan apakah kegiatan berskala nasional itu bisa dilaksanakan tahun ini atau di tunda, sebab situasi Tanah Air belum kondusif akibat wabah Virus Corona baru atau COVID-19.

Baca juga: Potensi tertinggi perikanan ASEAN ada di Indonesia

Di samping itu, gemar makan ikan sebagai bagian kegiatan Harkannas terus dikampanyekan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan angka konsumsi ikan nasional.

"Kami masih menunggu arahan Kementerian KKP. Namun sejauh ini kami sudah menyiapkan tahapan persiapan meskipun belum terlalu mendesak," kata dia menambahkan.

Semula dijadwalkan rombongan Menteri KKP meninjau persiapan kegiatan Harkannas di Parigi Moutong pada Maret lalu, namun karena wabah COVID-19 semakin meluas maka kunjungan mereka di tunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Menteri KKP tunda kunjungan persiapan Hari Ikan Nasional di Sulteng

 
Pewarta : Muhammad Arshandi/Moh Ridwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020