Kapolda berjanji tindak penimbun sembako di Malut

Kapolda berjanji tindak penimbun sembako di Malut

Kapolda Malut, Brigjen Pol Rikwanto bersama Wali Kota Ternate saat mengecek kebutuhan sembako di Pasar Gamalama Kota Ternate. ANTARA/Abdul Fatah/am.

Ternate (ANTARA) - Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Rikwanto berjanji akan menindak setiap penimbun sembako di daerah ini, untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat selama pandemik COVID-19 dan menjelang Ramadhan.

"Saya telah instruksikan seluruh personel untuk kesiapannya dalam membantu distribusi logistik ke Malut guna mengantisipasi kelangkaan sembako, sehingga harus lancar dan kalau perlu akan dikawal," kata Brigjen Rikwanto, di Ternate, Selasa.

Kendati demikian, Rikwanto menyatakan, sesuai laporan seluruh ketersediaan stok di Malut tidak akan mengalami kelangkaan, dan belum ditemukan adanya pihak-pihak tak bertanggung jawab yang sengaja melakukan penimbunan sehingga mengganggu ketersediaan sembako di pasaran.
Baca juga: Disperindag Malut pantau harga sembako di Ternate

Dia menyatakan, pihaknya tetap menjalankan instruksi Kapolri Jenderal Idham Azis terkait dengan antisipasi penimbunan, sehingga mengganggu ketersediaan stok sembako di pasaran selama pandemi COVID-19 saat ini merebak termasuk di Indonesia.

Pihaknya berharap agar logistik tidak boleh menjadi hambatan untuk wilayah Malut, termasuk di daerah-daerah, mengingat di tengah upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19, tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar berupa sembako.

Kapolda mengakui, sejauh ini ketersediaan logistik yang merupakan kebutuhan dasar masih cukup baik dan tidak ada hambatan karena ketahanan pangan di Malut tetap terjaga, dan sesuai hasil di lapangan sangat cukup dan pasokan masih terus jalan. Informasi terakhir gula pasir sudah mulai masuk, dan semoga harga gula sudah bisa turun sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan gula dengan harga normal.

Dia menambahkan, telah menginstruksikan seluruh polres jajaran untuk terus mengawasi dan menindak tegas jika ditemukan adanya penimbunan.

Sebelumnya, pemda bersama Forkopimda Malut melakukan sidak di Pasar Sentra Gamalama Ternate, untuk mengecek berbagai kebutuhan masyarakat, menyusul berkurangnya stok sembako di daerah ini.
Baca juga: Harga minyak kelapa dan gula pasir melonjak di Ternate

Sidak dilaksanakan di tiga tempat, yakni di Gudang Beras Dolog Kelurahan Salahuddin, Pasar Higienis Kota Ternate, dan Jatiland Mall Kota Ternate, serta mengecek kondisi di Gudang Dolog yakni agar pemasok dibatasi, sehingga stok untuk beras Bulog di Malut tercukupi serta order agar dipercepat dan diperbanyak untuk menambah ketahanan pangan di Malut.
Pewarta : Abdul Fatah
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020