Humaniora kemarin, Palu jadi tujuan wisata hingga not balok di sawah

Humaniora kemarin, Palu jadi tujuan wisata hingga not balok di sawah

Pemandangan destinasi wisata Raja Ampat (Foto Antara Papua Barat/ Ernes)

Jakarta (ANTARA) - Ada beberapa berita humaniora kemarin (29/12) yang masih menarik untuk dibaca hari ini. Mulai dari rencana mendorong kota Palu, yang dilanda bencana tsunami pada 2018, menjadi tujuan wisata hingga karya seni unik yang dibuat di sawah sebuah desa di Gorontalo, berikut sejumlah berita humaniora yang patut dibaca:

Kota Palu didorong menjadi destinasi wisata dan kuliner pascabencana

Kota Palu di Sulawesi Tengah masih bebenah setelah gempa, tsunami dan likuifikasi pada 2018 mengguncang daerah itu, namun, pemerintah kota Palu ingin mendorong kota itu menjadi pusat destinasi wisata dan kuliner.

Ingin tahu apa rencana pemerintah daerah Palu? Klik di sini

Pemprov sesalkan kapal kandas di terumbu karang Raja Ampat

Keindahan laut Raja Ampat sudah tidak bisa diragukan lagi tapi sayang kapal pesiar yang kandas mengancam terumbu karang di daerah tersebut.

Berita lengkapnya ada di tautan ini

Wisatawan diimbau tidak kunjungi "Negeri di atas Awan"

Jelang Tahun Baru, banyak orang yang ingin melakukan wisata ke situs "Negeri di Atas Awan" di Kabupaten Lebak, Banten. Tapi sayang, situs wisata itu ditutup sementara dari para turis, seperti yang diimbaukan Bupati Lebak.

Ingin tahu alasan wisatawan dilarang pergi sementara ke situs "Negeri di atas Awan"? Klik tautan ini

Inilah penampakan sawah berbentuk not balok di Gorontalo

Seniman Iwan Yusuf mengekspresikan kreativitasnya dengan membuat not balok di sawah di sebuah desa di Kabupaten Bone, Gorontalo.

Uniknya karya seni Iwan bisa dilihat melalui tautan ini
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019