Plt Disparbud DKI dicopot terkait kisruh Diskotek Colosseum

Plt Disparbud DKI dicopot terkait kisruh Diskotek Colosseum

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (DKI) Jakarta, Chaidir. ANTARA/Laily Rahmawati/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Alberto Ali dicopot oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diduga terkait kisruh penghargaan Adikarya Wisata kepada Diskotek Colosseum.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir, Selasa, yang juga menyebut Alberto diganti sejak Senin (16/12) dan kini digantikan Asisten Bidang Perekonomian Pemprov DKI Jakarta Sri Hartati.

"Ya benar. Diganti ibu Sri Hartati. Semenjak press release pak Sekda kemarin soal penghargaan itu," kata Chaidir saat dihubungi.

Chaidir, lebih lanjut mengatakan pencopotan tersebut memang diduga karena adanya penghargaan itu dan setelah adanya pemeriksaan inspektorat Pemprov DKI Jakarta.

"Diduga di antaranya itu, benar setelah dilakukan pemeriksaan inspektorat. Sekarang lagi zaman diperiksa periksa, salah sedikit periksa. Dan emang peraturannya seperti itu bahwa jika diperiksa harus dicopot," ucapnya.

Kendati dicopot sebagai plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, tambah Chaidir, Alberto masih menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

"Selaku Kabid masih. Tapi Plt-nya tidak. Untuk selanjutnya lelang jabatan bagi posisi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta masih tetap berjalan," ucap Chaidir menambahkan.

Baca juga: Pemberian penghargaan Adikarya kepada Colosseum dianggap tidak cermat

Baca juga: Anies beri penghargaan Adikarya pada Diskotek Colosseum

Baca juga: Anies perintahkan inspektorat periksa panitia penilaian Adikarya 2019


Pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk diskotek Colosseum pada awal Desember 2019 itu menuai protes. Pemprov DKI Jakarta kemudian memutuskan membatalkan penghargaan tersebut.

"Pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 pada Colosseum dinyatakan dibatalkan," ujar Sekda Provinsi DKI Jakarta Saefullah di gedung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/12).

Saefullah menyebut pembatalan penghargaan ini atas beberapa fakta yang ditemukan. Di antaranya terdapat surat dari Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

"Berdasarkan surat kepala Badan Narkotika Nasional provinsi DKI Jakarta, pada kepala Disparbud, tanggal 10 Oktober 2019. Yang menyampaikan hasil kegiatan BNNP terhadap pengunjung di Colosseum, pada tanggal 7 September ini menjadi catatan kita," kata Saefullah.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019