Lantamal XII Pontianak dapat tambahan dua kapal perang

Lantamal XII Pontianak dapat tambahan dua kapal perang

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menyaksikan langsung penandatanganan Berita Acara serah terima kapal perang  sebanyak dua unit Kapal Angkatan Laut (KAL) 28 M, di Pontianak, Senin (16/12/2019). ANTARA/Slamet Ardiansyah/pri.

Pontianak (ANTARA) - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XII Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat mendapat tambahan dua unit kapal perang buatan anak bangsa, yaitu KAL Anyer dan KAL Rajenwesi dengan panjang 28 meter.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menyaksikan langsung penandatanganan berita acara serah terima kapal perang tersebut di Markas Komando Dermaga Jeruju, Lantamal XII Pontianak, Kalbar.

"Dua kapal ini buatan anak bangsa yaitu PT Steadfast Marine Tbk yang ada di Kota Pontianak, tepatnya yang ada di Jalan Khatulistiwa, Batulayang-Pontianak Kalbar untuk keperluan alusista TNI Angkatan Laut," kata Kepala Staf, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji di Pontianak, Senin.

Baca juga: Lantamal VI akan gelar joy sailing kapal perang

Kasal mengatakan, penambahan armada dua KAL 28 M ini, juga dalam rangka untuk keperluan melaksanakan tugas, yaitu penegakan kedaulatan dan hukum serta keamanan di laut Indonesia.

"Setelah kami terima, mungkin dalam waktu dua tiga bulan kedua kapal beserta krunya akan di latih di wilayah laut Kalbar, setelah itu baru akan di serahkan kepenempatannya. Apakah nantinya akan kami tempatkan di Kalbar atau tempat lain," kata Kasal.

Memang ujarnya lagi, lazimnya ia berharap lebih bagus ada di wilayah Kalbar dalam rangka untuk mentenen atau pemeliharaanya. Termasuk untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat Kalbar khususnya.

"Sehingga hasil dari pada perusahaan galangan kapal di Pontianak ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalbar khususnya dan pada negara pada umumnya," kata Laksamana TNI Siwi Sukma Adji.

Sementara itu, dua unit KAL 28 M produksi PT Steadfast Marine Tbk ini, memiliki spesifikasi panjang 28,98 meter, lebar 6,2 meter, dengan berat 90 ton. Kapal tersebut memiliki kecepatan maksimal 28 knots, kecepatan jelajah 18 knots, dengan jumlah ABK sebanyak 15 orang, serta mampu berlayar dengan endurance selama tiga hari.

Baca juga: Dua kapal perang Indonesia jalani misi diplomasi tiba di Timor Leste
Baca juga: Ada kapal sandar, warga Desa Wulandoni-NTT bersuka cita
Pewarta : Andilala
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019