Kejari OKU bagikan cinderamata kepada pengendara pengguna jalan

Kejari OKU bagikan cinderamata kepada pengendara pengguna jalan

Kepala Kejaksaan Negeri OKU, Bayu Pramesti saat membagikan cinderamata kepada pengendara pengguna jalan di Baturaja dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2019, Senin. (Antara News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan membagikan cinderamata kepada pengendara pengguna jalan di wilayah setempat dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2019.

"Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengkampanyekan melawan korupsi kepada masyarakat OKU," kata Kepala Kejari Ogan Komering Ulu (OKU), Bayu Pramesti di Baturaja, Senin.

Dia mengemukakan, dalam kampanye antikorupsi tersebut pihaknya melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan daerah setempat seperti Dinas Pendidikan serta mahasiswa Baturaja untuk membagikan cinderamata berupa baju, stiker dan bunga antikorupsi kepada pengguna jalan yang melintas.

"Pembagian bunga, stiker dan kaos antikorupsi kepada masyarakat ini sekaligus mengimbau warga Baturaja untuk bersama-sama melawan korupsi agar terwujud Indonesia maju," tegasnya.

Menurut dia, dalam penanganan tindak pidana korupsi pihaknya mengedepankan pencegahan sebelum melakukan upaya penegakan hukum.

"Semaksimal mungkin kami mengutamakan pencegahan. Kalau pencegahan sudah tidak bisa dilakukan, baru penindakan," tegas dia.

Dia menjelaskan, sepanjang 2019 ini pihaknya menangani dua tindak pidana korupsi, dan keduanya sudah inkrah di Pengadilan Tipikor Palembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OKU, Teddy Meilwansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya acara seremonial semata, namun banyak hikmah yang terkandung dalam peringatan hari antikorupsi sedunia tersebut.

"Kami dari Dinas Pendidikan mengharapkan dapat bersinergi dengan Kejari OKU dalam pencegahan tindak pidana korupsi," katanya.

Terkait tindak pidana korupsi ini, Teddy berharap tidak ada lagi praktek KKN khususnya di Dinas Pendidikan OKU.

"Mudah-mudahan semua ASN baik di Dinas Pendidikan maupun di Pemkab OKU bersih, seperti kata Pak Kajari tadi, kita menuju zona integritas," ujarnya.

Baca juga: Bupati : Semua pihak terlibat wujudkan Cianjur bebas korupsi

Baca juga: SAR Kupang bagi stiker peringati Hari Antikorupsi Sedunia 2019

Baca juga: Ketua KPK sebut IPK Indonesia tunjukkan tren positif

Baca juga: Presiden beri grasi koruptor, Wapres: Pemerintah tetap anti-korupsi
Pewarta : Edo Purmana
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019