KUA-PPAS direncanakan diunggah, operasional TGUPP masih dianggarkan

KUA-PPAS direncanakan diunggah, operasional TGUPP masih dianggarkan

Pemandangan di Jalan Cikini, Jakarta Pusat, dengan revitalisasi trotoar oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan penataan pohon oleh Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan mengunggah dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 ke laman apbd.jakarta.go.id pada Selasa (3/12).

Dalam dokumen itu, anggaran operasional Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) masih dianggarkan.

Pelaksana Tugas Bappeda DKI Jakarta, Sri Suharti, Senin, mengatakan tidak ada perubahan perihal usulan anggaran untuk TGUPP senilai Rp18,9 miliar.

"Masih dianggarkan," kata Suharti saat dihubungi di Jakarta.

Kendati demikian, Suharti belum bisa memastikan lebih detil ada atau tidaknya anggaran untuk TGUPP. Hal itu karena rapat mengenai anggaran tersebut dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta.

"Di tempat Pak Aspem posisi terakhir. Kemarin sih pembahasannya masih tidak ada perubahan di Komisi A. Yang saya tahu sekitar Rp19 miliar, silahkan komunikasi dengan Aspem," ujarnya.

Baca juga: Belanja KUA-PPAS DKI 2020 alami efisiensi pada beberapa program
Baca juga: MoU KUA-PPAS 2020 maju sehari karena bahasan komisi sudah satuan tiga


Suharti mengatakan proses input draf KUA-PPAS masih dilakukan. Belum diunggahnya draf ke situs karena adanya sejumlah kegiatan kerja yang sebelumnya belum dibahas dalam rapat rancangan KUA-PPAS.

"Namun untuk kapan selesainya, ini dengan BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah) karena informasi dokumennya sudah di mereka, sekarang mereka tanggung jawab," katanya.

Suharti juga memastikan draf yang diunggah ke situs resmi APBD DKI Jakarta akan menampilkan secara "rigid" kegiatan kerja dan besaran anggarannya.

"Untuk menyesuaikan pagu terbaru sesuai dengan kegiatan-kegiatannya," kata dia.

Pemprov dan DPRD sepakat menandatangani nota kesepahaman KUA-PPAS senilai Rp87,9 triliun.

DPRD dan Pemprov DKI kemudian akan membahas rancangan APBD 2020 pada 2-10 Desember 2019.

Pada 11 Desember 2019, DPRD DKI akan menggelar rapat paripurna untuk menyepakati Raperda tentang APBD 2020 untuk kemudian mengirimkan draf RAPBD 2020 yang disepakati pada Kementerian Dalam Negeri.
Baca juga: Pemprov -DPRD DKI sepakati MoU KUA-PPAS DKI 2020 sebesar Rp 87,9 T
Baca juga: Target pendapatan DKI dalam KUA-PPAS 2020 DKI Rp87,9 triliun
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019