Tommy Hilfiger realisasikan digitalisasi dengan desain 3D

Tommy Hilfiger realisasikan digitalisasi dengan desain 3D

Kemeja pria Musim Gugur 2020 TOMMY HILFIGER akan 100% didesain secara 3D (Antara/BUSINESS WIRE)

Tommy Hilfiger mengimplementasikan kapabilitas pembelajaran dan teknologi baru untuk semua tim desain global di kantor pusatnya di Amsterdam guna mencapai 100% desain pakaian 3D dengan koleksi Musim Semi 2022-nya.

AMSTERDAM--(Antara/BUSINESS WIRE)Tommy Hilfiger, yang dimiliki oleh PVH Corp. [NYSE: PVH], mengumumkan bahwa teknologi desain 3D sedang dimasukkan ke dalam semua tim desain pakaian global di kantor pusatnya di Amsterdam, Belanda. Koleksi pakaian Musim Semi 2022-nya akan menjadi koleksi pertama yang dirancang sepenuhnya menggunakan platform desain 3D inovatif milik Tommy Hilfiger. Komitmen ini mengandalkan target ambisius perusahaan tersebut untuk mendigitalkan rantai nilai menyeluruhnya.

Untuk melihat rilis pers multimedia selengkapnya, klik di sini: https://www.businesswire.com/news/home/20191107005718/en/

Potensi desain 3D tak terbatas, memungkinkan kami untuk memenuhi kebutuhan konsumen lebih cepat dan dengan cara yang lebih berkelanjutan, kata Daniel Grieder selaku CEO Tommy Hilfiger Global dan PVH Eropa. Teknologi telah menjadi alat fundamental dalam desain koleksi kami dan berpotensi untuk mempercepat secara signifikan masuknya kami ke pasar dan menggantikan produk fotografi tradisional sepenuhnya. Untuk musim gugur 2020 kami, kemeja-kemeja pria kami akan 100% didesain secara 3D dan tidak membutuhkan produksi sampel; akan hampir tidak bisa dibedakan dari gaya yang dirancang dan dipersembahkan secara historis. Ini adalah masa depan.

Untuk mewujudkan tujuan desain 3D mereka, Tommy Hilfiger telah mendirikan inkubator teknologi yang disebut STITCH, didedikasikan untuk mendigitalkan praktik desain perusahaan. Sejak perjalanan desain 3D Tommy Hilfiger dimulai pada tahun 2017, tim teknisi perangkat lunak, ahli desain 3D, dan spesialis transformasi telah mengembangkan sebuah ekosistem peralatan eksklusif yang memungkinkan alur kerja rancangan yang sepenuhnya digital. Ini termasuk perpustakaan kain digital, pola, dan aset warna; alat-alat presentasi 3D digital dan teknologi rendering. Mengubah tahap rancangan tradisional dan produksi sampel ke dalam pemrosesan virtual memungkinkan linimasa yang lebih cepat dan integrasi sempurna ke dalam Ruang Pamer Digital.

Mengukur teknologi desain 3D di seluruh koleksi pakaian TOMMY HILFIGER menyusul percontohan target selama dua tahun yang telah sukses menghubungkan platform desain 3D ke Ruang Pamer Digital canggih Tommy Hilfiger. Sementara teknologi Ruang Pamer Digital merevolusi metode penjualan perusahaan, pendekatan keseluruhan transformasi desain 3D yang sedang berlangsung akan memperluas lebih jauh digitalisasi rantai nilai menyeluruh Tommy Hilfiger. Pada musim gugur 2020, Tommy Hilfiger akan meluncurkan koleksi kapsul yang dirancang, dikembangkan dan dijual secara digital, termasuk produk-produk yang mencontoh avatar virtual. Inisiatif ini merupakan langkah selanjutnya dalam mengungkap potensi penuh pengurangan sampel, penghematan waktu, penghematan biaya dan keberlanjutan dengan memanfaatkan desain 3D.

Rekanan di lebih dari 50% divisi pakaian yang berlokasi di kantor pusat global Tommy Hilfiger telah dilatih dan dididik dalam desain 3D melalui Akademi STITCH, dengan teknologi aktif dalam 20 kelompok produk yang jumlahnya terus bertambah. Ke depannya, semua tim produk Tommy Hilfiger akan menerima pelatihan dan peningkatan keterampilan desain 3D sebagai standar, termasuk perancang, pembuat pola, teknisi kelayakan, pengembang produk, dan penjual barang dagangan.

Teman dan pengikut merek ini diundang untuk bergabung dalam percakapan di media sosial menggunakan #TommyHilfiger dan @TommyHilfiger.

Tentang Tommy Hilfiger

Dengan portfolio brand seperti TOMMY HILFIGER dan TOMMY JEANS, Tommy Hilfiger merupakan salah satu kelompok perancang pakaian paling terkenal di dunia. Fokusnya adalah mendesain dan memasarkan produk pakaian pria, wanita, anak-anak, koleksi denim, pakaian dalam (termasuk gaun tidur, pakaian tidur, dan loungewear), alas kaki dan aksesoris berkualitas tinggi. Melalui berbagai lisensi pilihan, Tommy Hilfiger menawarkan produk-produk pelengkap gaya hidup seperti kacamata, jam tangan, wewangian, pakaian renang, kaus kaki, barang-barang berbahan kulit, peralatan rumah tangga dan koper. Lini produk TOMMY JEANS meliputi pakaian berbahan jeans dan alas kaki untuk pria dan wanita, aksesoris, dan wewangian. Produk merchandise di bawah naungan TOMMY HILFIGER dan TOMMY JEANS tersedia untuk konsumen di seluruh dunia melalui jaringan luas gerai TOMMY HILFIGER dan TOMMY JEANS, pusat perbelanjaan, peritel online terpilih, dan di tommy.com.

Tentang PVH Corp

PVH menetapkan standar gaya sebagai salah satu perusahaan fashion dan gaya hidup yang paling dikagumi di dunia. Kami memperkuat merek yang memajukan fashion untuk selamanya. Portofolio ikonik kami termasuk merek-merek TOMMY HILFIGER, CALVIN KLEIN, Van Heusen, IZOD, ARROW, Speedo*, Warners, Olga dan Geoffrey Beene, serta merek intim digital sentris True & Co. Kami memasarkan berbagai macam barang di bawah merek ini serta merek yang dimiliki dan dilisensi lainnya yang dikenal secara nasional dan internasional. PVH memiliki lebih dari 38.000 rekanan yang beroperasi di lebih dari 40 negara dan pendapatan tahunan senilai hampir $9,7 miliar. Itulah kekuatan PVH.

*Merek Speedo dilisensi untuk Amerika Utara dan Kepulauan Karibia selamanya dari Speedo International Limited.

Baca versi aslinya di businesswire.com: https://www.businesswire.com/news/home/20191107005718/en/

Kontak

Tommy Hilfiger

Baptiste Blanc
Direktur Senior Global Communications & Earned Media
E-mail: Baptiste.Blanc@tommy.com
Tel: +31 62904 2334

Sumber: PVH Corp.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.
Pewarta : PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2019