Ferdinand pastikan SBY hadiri pelantikan Presiden Jokowi

Ferdinand pastikan SBY hadiri pelantikan Presiden Jokowi

Foto Dok - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdoa seusai mengucapkan sumpah jabatan presiden di depan anggota MPR di Gedung MPR, Jakarta, Rabu (20/10/2004). ANTARA FOTO/Maha Eka Swasta.

Jakarta (ANTARA) - Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean memastikan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat akan menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan digelar Minggu sore, 20 Oktober 2019.

"Tentu besok pak SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan juga sekaligus sebagai Presiden Ke-6 RI akan menghadiri pelantikan pak Jokowi di Senayan, jadi pak SBY mewakili partai Demokrat akan hadir mengucapkan selamat secara langsung kepada pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin," kata dia di Jakarta, Sabtu.

Partai Demokrat kata dia telah menyatakan dukungannya untuk pemerintahan yang baru melalui pidato kontemplasi Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 September 2019 lalu.

Baca juga: SBY bersedia hadiri pelantikan presiden-wapres

"Yang menyatakan memberi kesempatan untuk pemerintahan pak Jokowi ke depan, tetapi apakah Partai Demokrat diikutsertakan oleh pak Jokowi dalam pemerintahannya kami ingin menyerahkan sepenuhnya kepada pak Jokowi," ujarnya.

Sampai hari ini, satu hari menjelang pelantikan, Demokrat menurut Ferdinand, belum tahu apakah akan diikutsertakan atau tidak dalam Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Tetapi bagi kami, kami percaya pak Jokowi akan bijaksana, mengerti dan memahami kebutuhannya dalam menyusun kabinetnya untuk menghadapi tantangan kedepan, kami meyakini itu, jadi kira-kira Partai Demokrat posisinya sekarang seperti itu," tuturnya.

Baca juga: Pimpinan MPR sampaikan undangan ke SBY di Cikeas

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah memastikan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 dihelat Minggu, 20 Oktober 2019, pukul 14.30 WIB.

Berbeda pada periode sebelumnya yang digelar pagi hari, pada tahun ini waktu pelantikan dimundurkan menjadi siang hari, dengan pertimbangan untuk memberi kesempatan kepada warga negara beribadah di Minggu pagi dan memberikan kesempatan masyarakat yang ingin melaksanakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day.

Baca juga: Jokowi dan SBY bahas kondisi politik bangsa

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019