Balita tewas terjun dari lantai 7 Rusunawa Tambora

Balita tewas terjun dari lantai 7 Rusunawa Tambora

Jenazah M Fila Ibrahim (4) dibawa ke pemakaman usai terjun dari lantai 7 Tower A Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)

Jakarta (ANTARA) - Balita berusia empat tahun bernama M Fila Ibrahim tewas akibat terjun dari lantai 7 Tower A, Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Jumat.

Seorang petugas keamanan Rusunawa Tambora Endang Suhendar mengatakan, korban ditinggal sendirian karena orang tuanya pergi ke rusun temannya di lantai 12.

"Mungkin pas ditinggal itu anaknya bangun dan mencari kok ibunya enggak ada. Kemungkinan dia keluar lewat jendela dapur dan akhirnya jatuh," kata Endang.

Endang menyebutkan korban merupakan anak tunggal pasangan Umar Faudji dan Entin. Korban seringkali ditinggal seorang diri di dalam kamar saat sedang tertidur.

Baca juga: Seorang balita selamat saat van terjun ke jurang di Peru

Korban ditemukan warga setelah tubuhnya menimpa sepeda motor yang terparkir di halaman Rusunawa Tambora.

Endang mengatakan, saat dievakuasi ke Rumah Sakit Tarakan, korban masih sadarkan diri.

"Pas dibawa ke Rumah Sakit Tarakan itu masih hidup, tapi sepertinya ada luka patah di tangan dan sama orang tuanya juga masih sempat ngomong. Jam 11 baru dapat kabar dia meninggal," kata Endang.

Jenazah korban telah dibawa ke pemakaman sekira pukul 14.30 WIB, setelah sempat disemayamkan aula Tower B Rusunawa Tambora.
Baca juga: Gubernur DKI resmikan rusunawa Tambora
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019