Jelang pelantikan presiden, Kalideres antisipasi penumpang gelap

Jelang pelantikan presiden, Kalideres antisipasi penumpang gelap

Pemeriksaan penumpang dari luar kota oleh petugas gabungan Dinas Perhubungan Terminal Kalideres dan anggota Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (18/10/2019). Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan ada penumpang gelap dari luar kota yang berencana mengganggu kelancaran pelantikan presiden dan wakil presiden. (ANTARA/DEVI NINDY)

Jakarta (ANTARA) - Terminal Kalideres di Jakarta Barat mengantisipasi kemungkinan ada penumpang gelap dari luar kota yang berencana mengganggu kelancaran pelantikan presiden dan wakil presiden.

Kepala Terminal Kalideres Jakarta Barat, Revi Zulkarnaen di Jakarta, Jumat mengatakan, semua penumpang yang berasal dari luar kota menjalani pemeriksaan dari petugas Dinas Perhubungan dan Polsek Kalideres.

"Antisipasi persiapan pelantikan presiden pada 20 Oktober, kita memastikan keamanan di Terminal Kaliderses tetap stabil, memeriksa penumpang yang tiba dari luar kota, juga penumpang di terminal biar merasa aman," ujar Revi.

Satu persatu penumpang yang turun dari hus diperiksa serta ditanyai identitasnya oleh petugas gabungan.

Baca juga: Pelantikan presiden, pemuda pasang spanduk hingga videotron
Baca juga: Transjakarta lakukan pengalihan rute jelang pelantikan Presiden


Petugas gabungan memeriksa kelengkapan administrasi berupa identitas dan lainnya serta barang bawaan penumpang yang berpotensi mengganggu kelancaran pelantikan presiden.

Pemeriksaan tersebut akan berlaku hingga Sabtu (20/10) mendatang. Pemeriksaan yang dilakukan hingga hari ini tidak ditemukan adanya penumpang gelap.

"Sampai saat ini pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka ada yang ingin bekerja, ada yang mengunjungi familinya di Jakarta," ujar dia.
 
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019