IHSG ditutup menguat, seiring pasar apresiasi kesepakatan dagang AS

IHSG ditutup menguat, seiring pasar apresiasi kesepakatan dagang AS

Ilustrasi: Pergerakan naik IHSG pada Bursa Efek Indonesia, Jakarta (ANTARA FOTO)

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring aksi beli oleh investor asing dan apresiasi pasar terhadap kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS) dengan China.

IHSG ditutup menguat 11,42 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.181,01 Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 5,15 poin atau 0,54 persen menjadi 962,61.

"Meskipun sentimen negatif terkait dengan meningkatnya tensi politik antara AS dengan China terkait dinamika politik di Hong Kong, kinerja penjualan ritel AS yang di bawah ekspektasi pelaku pasar, serta kinerja data neraca perdagangan Indonesia yang di bawah ekspektasi, kenyataannya, pasar mengapresiasi kesepakatan dagang antara AS dengan China sebelumnya, meski bersifat parsial," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Kamis.

Di sisi lain, lanjut Nafan, potensi penurunan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) juga menjadi sentimen tambahan yang menguatkan indeks.

Dibuka menguat, IHSG menguat sepanjang sesi pertama. Di sesi kedua, IHSG sempat melemah namun berhasil tutup di zona hijau.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau net foreign buy sebesar Rp208,72 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 517.084 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,17 miliar lembar saham senilai Rp9,26 triliun. Sebanyak 210 saham naik, 170 saham menurun, dan 156 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei melemah 21,06 poin (0,09 persen) ke 22.451,86, Indeks Hang Seng menguat 184,21 poin atau 0,69 persen ke 26.848,49, dan Indeks Straits Times melemah 8,57 poin (0,27 persen) ke posisi 3.126,14.

Baca juga: Sri Mulyani: RI fokus jaga konsumsi domestik, hadapi tantangan global

Baca juga: Rupiah cenderung melemah, tunggu susunan kabinet baru

Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019