Tim kampanye Warren pecat staf senior karena 'berprilaku tak layak'

Tim kampanye Warren pecat staf senior karena 'berprilaku tak layak'

Ilustrasi warga membawa poster saat mereka menunggu Senator Amerika Serikat Bernie Sanders untuk berbicara dalam sebuah reli pada hari Senin (23/9/2019), di Clinton Masonic Center, Clinton. ANTARA FOTO/REUTERS/aww/cfo

Washington (ANTARA) - Tim kampanye calon presiden Amerika Serikat, Elizabeth Warren, telah memecat seorang anggota staf senior setelah ada keluhan mengenai "prilaku tak layak", kata seorang wanita juru bicara pada Jumat (4/10).

Kristen Orthman mengatakan pemimpin tim kampanye tersebut telah menerima banyak keluhan selama dua pekan belakangan mengenai Richard McDaniel, direktur penyelenggara nasional Warren, dan menyewa konsul luar untuk menyelidiki.

Baca juga: Demokrat gelar 12 debat selama kampanye Pemilihan Presiden AS 2020

"Tim kampanye bertekad bahwa prilakunya yang dilaporkan tidak sejalan dengan nilai-nilainya dan ia tak bisa menjadi bagian agar kampanye ini terus maju," kata Orthman di dalam satu pernyataan melalui surel.

Orthman tidak memberikan perincian mengenai sifat keluhan tersebut terhadap McDaniel, demikian laporan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu. Pemecatannya pertama kali dilaporkan oleh Politico.

McDaniel mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa ia takkan pernah secara sengaja berprilaku "tidak sejalan" dengan nilai-nilanya sendiri atau nilai-nilai kampanye Warren.

Baca juga: Marco Rubio umumkan pencalonan diri sebagai presiden Amerika Serikat

"Jika orang lain berfikir bahwa saya telah (melakukannya), saya mengerti penting untuk mendengarkan sekalipun saat Anda tidak setuju," katanya. Ia menegaskan ia tidak lagi berada di tim kampanye Warren.

Kampanye Warren untuk menang dalam pencalonan Partai Demokrat buat pemilihan presiden 2020 telah memperoleh pijakan dalam beberapa pekan belakangan ini.

Ia telah naik dalam jajak pendapat umum, dan pada Jumat pagi ia melaporkan peningkatan dalam pengumpulan dana antara Juli dan September.

Warren, Senator AS dari Massachusetts, pekan lalu mendekati posisi mantan Wakil Presiden Joe Biden untuk pertama kali dalam jajak pendapat umum utama nasional.

Baca juga: Demokrat rebut kendali dari Partai Republik di DPR Amerika Serikat

Sumber: Reuters
Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019