Perum Peruri luncurkan tiga produk dukung transformasi digital

Perum Peruri luncurkan tiga produk dukung transformasi digital

Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Mochammad Ihsanuddin, Direktur Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno (kiri ke kanan) dalam peluncuran produk digital Perum Peruri. (ANTARA/Ade Irma Junida)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum Peruri) meluncurkan tiga produk, yakni Peruri Sign, Peruri Code dan Peruri Trust, yang diklaim akan dapat mendukung transformasi digital perusahaan di tengah perubahan yang terjadi saat ini.

Dalam peluncuran tiga produk digital tersebut di Jakarta, Kamis, Direktur Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan perusahaan menyadari perlunya untuk berevolusi seiring dengan perubahan yang terjadi ke arah digital.

"Kami memiliki 'branding' yang kuat selama ini sebagai penjamin keaslian, di mana dalam evolusi ke digital, peranan itu akan jauh lebih dibutuhkan," katanya.

Baca juga: Peruri gandeng Dukcapil dukung penerbitan sertifikat elektronik

Dwina pun berharap produk yang diluncurkan Peruri akan dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan di berbagai sektor mengingat fungsi ketiga produk tersebut untuk menjamin keaslian.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan transformasi ke arah digital memang sudah sepatutnya dilakukan seiring dengan perubahan pola bisnis yang terjadi.

Fajar Harry meminta dukungan pemangku kepentingan, khususnya regulator, atas perubahan ke arah digital.

"Mohon dukungannya selalu untuk perubahan-perubahan yang terjadi ke depan. Tanpa kita mengantisipasi perubahan, kita tidak akan 'survive'," imbuhnya.

Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Mochammad Ihsanuddin menyambut diluncurkannya produk digital Peruri. Menurut dia, peluncuran produk itu menjadi revolusi di perusahaan tersebut.

Baca juga: Direksi Perum Peruri ditambah

Ihsanuddin menambahkan dalam konteks perubahan teknologi yang cepat, jika Peruri tidak berbenah dan hanya fokus di bisnis masa lalu tentu akan tertinggal. Padahal, pihak swasta sudah melakukan evolusi, penelitian yang dilakukan dengan "benchmarking" di beberapa negara.

"Saya kira Peruri sudah tanggap, sudah pahami persaingan ke depan semakin keras, sehingga melakukan peluncuran produk ini," katanya.

Ketiga produk digital yang diluncurkan yakni Peruri Code merupakan kode unik yang diproduksi sistem Peruri pada label sekuriti, dokumen dan atau media lainnya untuk menyimpan informasi public & private di dalamnya; kemudian Peruri Sign atau tanda tangan elektronik yang merupakan platform yang dimiliki Peruri untuk menjamin kerahasiaan data (confidentiality), melindungi integritas isi dokumen (data integrity), menjamin keaslian data (authentication) dan jaminan nirsangkal (non-repudiation) dari suatu dokumen elektronik sehingga dapat diketahui keabsahan dan keasliannya.

Serta Peruri Trust merupakan platform untuk melakukan end-to-end monitoring dokumen sehingga dapat dipastikan dokumen tersebut tidak mengalami perubahan dan dijamin keabsahan serta keasliannya.

Ketiga produk digital itu bisa digunakan di berbagai sektor mulai dari farmasi, manufaktur, perbankan hingga pendidikan.

Baca juga: Rini resmikan Rumah Kreatif Karawang dorong pengembangan UMKM

Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019