Penyandang disabilitas berkompetisi di FLS2N Lampung

Penyandang disabilitas berkompetisi di FLS2N Lampung

Sejumlah peserta disabilitas asal Sumatera Selatan berjuang di FLS2N, Bandarlampung, Kamis,19/09/2019 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan di Provinsi Lampung menjadi ajang kompetisi bagi siswa siswi se-Indonesia, termasuk penyandang disabilitas untuk menampilkan talenta yang dimiliki.

"Kami peserta asal Sumatera Selatan yang terdiri dari sejumlah siswa-siswi Sekolah Luar Biasa yang telah berjuang selama beberapa hari dalam FLS2N di Lampung," ujar Lidya salah seorang pendamping, di Bandarlampung, Kamis.

Menurutnya, sejumlah siswa-siswi penyandang disabilitas merasa senang dan menikmati jalannya lomba meskipun belum meraih juara.

Baca juga: Keberangkatan peserta FLS2N Kalbar tak terpengaruh kabut asap

"FLS2N merupakan salah satu kegiatan positif bagi siswa-siswi, sebab mereka selain belajar untuk bersikap sportif, percaya diri, juga belajar bertoleransi antarsesama peserta," katanya.

Festival lomba seni siswa nasional merupakan salah satu ajang dimana siswa- siswi terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia berkumpul dan berkompetisi di dalam bidang seni, tidak terkecuali bagi siswa-siswi penyandang disabilitas.

"Saya senang sekali dapat bertemu dengan banyak teman dari berbagai daerah, berlomba dan bernyanyi bersama," ujar Andini salah seorang peserta lomba vokal solo .

Baca juga: Kemendikbud apresiasi kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional

Menurutnya, banyak hal yang telah ia lakukan bersama dengan peserta lain meskipun dirinya tidak dapat melihat suasana lomba dan wajah peserta lain.

"Saya sangat senang bisa berjuang untuk Palembang, dan dapat bernyanyi untuk semua orang tetapi agak sedih karena tidak bisa melihat wajah kawan yang dari daerah lain saat mengobrol tadi," katanya.

Baca juga: Tarian Papua spektakuler ramaikan pembukaan FLS2N 2019
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019