Mahkamah Konstitusi RI luncurkan 25 buku peringati HUT

Mahkamah Konstitusi RI luncurkan 25 buku peringati HUT

Narasumber bedah buku dan para Hakim Konstitusi pada kegiatan peluncuran 25 buku Mahkamah Konstitusi RI di Unand (ANTARA/Agung Pambudi)

Padang (ANTARA) - Mahkamah Konstitusi (MK) RI meluncurkan 25 buku bertema hukum dan konstitusi sekaligus bedah buku dalam rangka memperingati hari jadi yang Ke-16 di Kampus Universitas Andalas (Unand) Limau Manis Padang, Sumatera Barat.

"Awalnya hanya meluncurkan sebanyak 16 buku, sesuai HUT MK yang ke 16, namun, namun atas bimbingan Hakim Konstitusi Saldi Isra, MK meluncurkan 25 buku yang merupakan hasil tulisan karya Hakim Konstitusi dan para pegawai MK," kata Ketua MK Anwar Usman di Padang, Jumat.

Anwar juga memberikan apresiasi atas keterlibatan Hakim Konstitusi Saldi Isra yang telah mengawal serta memberikan kreativitas dan intelektualitas, sehingga 25 buku tersebut dapat terwujud.

"Terwujudnya peluncuran ke 25 buku tersebut tentunya tidak akan berhasil tanpa adanya pengawalan dari Hakim Saldi Isra, serta beliau yang telah memberikan kreativitas dan intelektual ke pegawai MK sehingga bisa menyusun buku tersebut," lanjut Anwar.

Kegiatan peluncuran buku juga bekerjasama dan sekaligus merayakan Dies Natalis Ke 63 Unand serta dihadiri para undangan, mahasiswa dan civitas akademika Unand.

Anwar menyebutkan, bedah buku ini merupakan upaya meningkatkan kultur dan tradisi akademik di lingkungan Mahkamah Konstitusi serta lingkungan Universitas Andalas. Begitu juga untuk meningkatkan pengetahuan hukum yang datang langsung dari lembaga peradilan negara.

Keenam buku yang dibedah dalam rangka Hari Ulang Tahun Mahkamah Konstitusi ke-16 dan Dies Natalies Universitas Andalas ke-63, diantaranya buku Pemilihan Umum Demokratis karya Saldi Isra dan Khairul Fahmi, Welfare State vs Globalisasi karya I Gede Palguna.

Selanjutnya, buku Hukum Acara Mahkamah Konstitusi karya Ahmad Fadli Sumadi, Achmad Edi Subyanto, dan Anna Triningsih, Kebijakan Hukum Terbuka: Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi karya Mardian Wibowo, Konstitusi Rakyat karya Muchtar Hadi Saputra, dan Amandemen Konstitusi karya Pan Mohamad Faiz.

Wakil Rektor II Unand, Syafrizal mengucapkan terima kasih kepada MK atas dipilihnya Unand, sebagai salah satu dari tiga kampus untuk melakukan kegiatan bedah buku Mahkamah Konstitusi RI.

"Kami mengcapkan terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi yang telah memberikan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan yang sangat langka ini. Mudah-mudahan ini memberikan edukasi kepada para mahasiswa," katanya.

Baca juga: MK raih tiga rekor Muri

Baca juga: Penggunaan kata dalam UUD NRI Tahun 1945 diujikan di MK

Baca juga: MK gelar sidang uji aturan Otsus Papua
Pewarta : Laila Syafarud/Agung Pambudi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019