Lapan harapkan kesembuhan bagi Habibie

Lapan harapkan kesembuhan bagi Habibie

Situasi Paviliun Kartika Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, tempat Presiden ketiga RI BJ Habibie dirawat intensif terpantau sepi, Selasa malam. (Antara Foto/Syaiful Hakim)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengharapkan kesembuhan bagi Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie.

"Saya turut mendoakan semoga Allah memberikan kekuatan dan kesembuhan bagi Pak Habibie," kata Thomas di Jakarta, Rabu.

Thomas mengharapkan agar Habibie dapat kembali beraktivitas seperti biasanya tanpa terkendala sakit.

Menurut Thomas, Habibie memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk membangun bangsa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Habibie banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi bangsa dan memotivasi para akademisi dan peneliti untuk memajukan Indonesia.

Baca juga: Stabil, kondisi kesehatan BJ Habibie

"Saya belum sempat menjenguk beliau dan kabarnya perlu istirahat sehingga jumlah pengunjung juga sangat dibatasi," tuturnya.

Sebagaimana diberitakan pada Selasa malam (10/9), kondisi kesehatan BJ Habibie mulai stabil setelah menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta Pusat.

"Bapak dalam keadaan membaik dan stabil," kata putra kedua Habibie, Thareq Kemal Habibie saat memberikan keterangan pers di RSPAD di Jakarta, Selasa malam.

Thareq yang didampingi tim dokter kepresidenan dan Kepala RSPAD Gatot Subroto, Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad mengatakan Habibie dirawat karena lemah dan letih disebabkan aktivitasnya yang sangat padat.

Menurut Thareq. Habibie dirawat di ICU untuk memulihkan kondisinya dan sangat terbatas untuk menerima kunjungan tamu maupun keluarga agar Habibie bisa beristirahat.

Baca juga: Habibie dirawat intensif, Paviliun Kartika RSPAD terpantau sepi
Baca juga: Jusuf Kalla singgah lima menit di RSPAD jenguk Habibie

 
 
Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019