Kemensos siapkan kompleks untuk tampung pengungsi asing

Kemensos siapkan kompleks untuk tampung pengungsi asing

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita berfoto dengan peserta Bimbingan Teknis Keserasian Sosial 2019 di Kementerian Sosial di Jakarta, Jumat (6/9/2019). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial mengatakan telah menyiapkan kompleks untuk menampung sisa-sisa dari pengungsi asing yang berada di Kalideres, Jakarta Barat.

"Kami akan tampung sisa-sisa dari pengungsi asing yang ada di Kalideres karena sebagian besar sudah ditampung oleh IOM," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita kepada media setelah acara Bimbingan Teknis Keserasian Sosial 2019 di Kementerian Sosial di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan masih ada sekitar 300 orang yang belum ditampung oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan Kemensos berjanji akan mencarikan tempat.

Tempat penampungan yang dijanjikan, kata dia, berada di Bambu Apus, Jakarta Timur, dan lokasinya tidak dekat dengan masyarakat sekitar sehingga relatif cukup terisolasi.

"Di Bambu Apus kita punya salah satu balai yang keberadaannya cukup baik," kata dia.

Baca juga: Kemenko Polhukam tegaskan tak ada pengusiran pencari suaka Kalideres

Lokasi itu, kata dia, cukup representatif seperti asrama, sehingga sangat manusiawi untuk dijadikan sebagai penampungan bagi pengungsi asing.

Dengan pemilihan lokasi yang jauh dari masyarakat sekitar, ia berharap  interaksi antara pengungsi dan masyarakat sangat minimal dalam upaya mencegah masalah sosial akibat keberadaan pengungsi asing.

Sementara itu, Mensos juga mengatakan bahwa Kementerian Sosial sedang membahas pemberian bantuan dalam memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi.

Baca juga: Kemensos siap bantu tangani pencari suaka

"Ya sedang dibicarakan. Sebenarnya kebutuhan sehari-hari untuk makanan dan sebagainya itu tanggung jawab Kemensos atau UNHCR atau ada konsep lain," tambah dia.

Terkait waktu pemindahan para pengungsi ke balai penampungan tersebut, Mensos hanya menyatakan bahwa mereka sudah siap. "Kita sudah siap," katanya.

Baca juga: Masih ada 300 pencari suaka di Kalideres
 
Pewarta : Katriana
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019