Walkot Jambi dianugrahi bintang jasa pratama

Walkot Jambi dianugrahi bintang jasa pratama

Walikota Jambi Dr. H. Syarif Fasha saat menerima anugrah Bintang Jasa Pratama oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. (Antara/HO/Ist)

Jambi (ANTARA) - Presiden Joko Widodo di Istana Negara memberikan anugerah bintang jasa pratama kepada Wali Kota Jambi Dr. H Syarif Fasha atas pengabdian membangun peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

"Yang saya terima adalah penghargaan bintang jasa pratama yang diberikan Presiden dan diusulkan oleh Kementerian Sosial atas upaya-upaya dalam hal sosial kepada masyarakat di Kota Jambi," kata Syarif Fasha, Jumat, melalui pesan singkatnya seusai menerima penghargaan di Istana Negara.

Tahun ini, negara memberikan penghargaan kepada 29 orang putra putri Bangsa Indonesia yang diakui telah berjasa luar biasa, mendedikasikan dirinya kepada nusa, bangsa dan negara, pada bidang atau peristiwa atau hal tertentu di luar bidang militer.

Tanda kehormatan tersebut terdiri dari Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputra Nararya, Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Parama Dharma dan Bintang Jasa Nararya.

Wali Kota Jambi, Dr. H. Syarif Fasha, ME menerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama berdasarkan Keppres RI Nomor 73/TK/Tahun 2019 yang dikeluarkan pada 13 Agustus 2019.

Wali Kota Jambi dengan slogan Jambi Terkini itu, diusulkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia atas upaya, pengorbanan, komitmen dan jasa-jasanya di bidang peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat di Kota Jambi.

Fasha turut mengungkapkan bahwa, selama periode pertama kepemimpinannya di Kota Jambi, dirinya fokus memikirkan bagaimana mengangkat harkat, martabat dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.

Untuk membuktikan komitmennya itu, dalam pengabdiannya memimpin Kota Jambi, dirinya tidak pernah mengambil gajinya sama sekali, karena akan di infaq-kan bagi kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

"Selama memimpin Kota Jambi saya tidak pernah mengambil gaji saya, dari 2013-2018, dan untuk selanjutnya, semua gaji saya sudah saya donasikan kepada masyarakat yang tidak mampu dalam hal pendidikan dan kesehatan. Saya juga membantu disabilitas dengan memberikan kursi roda secara gratis yang jumlahnya saat ini sudah ratusan buah," kata Syarif Fasha.

Tidak hanya itu, dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat di kota itu, dirinya juga telah mempelopori lahirnya berbagai inovasi-inovasi yang pro rakyat.

Salah satunya adalah program inovasi kampung bantar dan bangkit berdaya, yang telah diinisiasinya pada periode pertama kepemimpinannya.

Bahkan, Program inovasi Kampung Bantar (Bersih, Aman, dan Pintar) dan Bangkit Berdaya (Bangun Kelurahan Secara Intensif Berasaskan Swadaya) merupakan program unggulan Pemkot Jambi yang telah diakui secara nasional, bahkan telah mendunia.

Inovasi Bangkit Berdaya sendiri telah masuk jajaran 30 besar inovasi dunia yang meraih penghargaan IOPD Recognition Awards di Montreal Kanada pada 2017 lalu.

Kedua program inovasi tersebut diciptakan selaras dengan tujuan nasional pemerintah dalam menanggulangi permasalahan klasik perkotaan, yaitu kemiskinan dan kualitas serta kuantitas utilitas perkotaan yang masih rendah.

Dengan adanya Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar, pemerataan pembangunan di setiap kelurahan dalam Kota Jambi dapat teratasi dan dampak pengganda lainnya adalah turut menurunkan indeks kemiskinan di Kota Jambi.

Baca juga: Soni Sumarsono terima Bintang Jasa Pratama
Baca juga: Wali Kota Bogor Terima "bintang Jasa Pratama"
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019