Konsumsi elpiji di Aceh diperkirakan naik lima persen pada Idul Adha

Konsumsi elpiji di Aceh diperkirakan naik lima persen pada Idul Adha

Seorang Pekerja sedang mengangkat gas elpiji bersubsidi dari mobil ke salah satu pangkalan di Aceh dalam rangka memenuhi stok lebaran Idul Adha 1440 Hijriah.

Aceh Besar (ANTARA) - PT Pertamina MOR I memperkirakan konsumsi elpiji bersubsidi di Provinsi Aceh pada lebaran Idul Adha naik lima persen dari kondisi normal.

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo dihubungi di Banda Aceh, Jumat mengatakan untuk antisipasi kenaikan tersebut Pertamina MOR I menyiapkan pasokan sebanyak 108.204 tabung per hari.

“Pertamina telah membentuk tim satgas yang bertugas memastikan ketersediaan elpiji dan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat Aceh selama lebaran Idul Adha 1440 Hijriah,” katanya.

Ia menjelaskan Tim Satgas akan beroperasi 24 jam selama  9 - 14 Agustus 2019. Untuk memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah Idul Adha dan berkumpul bersama keluarga dengan lancar, satgas menginstruksikan pada agen dan pangkalan elpiji untuk tetap beroperasi pada hari raya Idul Adha.

Ia menyebutkan di Aceh terdapat 66 Agen dan lebih dari 2.700 pangkalan elpiji yang tetap buka guna melayani kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, sesuai data realisasi elpiji 3 kg saat Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H lalu, Konsumsi elpiji subsidi selama Ramadhan dan Idul Fitri di wilayah Aceh meningkat sekitar 11 persen atau setara 102.666 tabung per hari.

Peningkatan tersebut juga terjadi pada Elpiji non subsidi yang naik sebesar delapan persen atau setara 15.400 tabung per hari dan kembali normal pada Juli 2019.

Ia menambahkan untuk mendorong masyarakat mampu agar menggunakan elpiji non subsidi, Pertamina mengadakan promo di Indomaret dan untuk setiap pembelian isi ulang elpiji non subsidi yang menggunakan Link Aja mendapat gratis tambahan produk.

"Pembelian Bright Gas 5,5 kg gratis minyak goreng kemasan satu liter atau gula pasir 1 kg dan untuk pembelian Bright Gas 12 kg atau Elpiji 12 kg ,gratis minyak goreng kemasan dua liter," katanya.

Sementara untuk BBM, Pertamina memprediksi tidak ada peningkatan kebutuhan atau tetap normal.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM di SPBU dan elpiji di pangkalan resmi Pertamina dengan harga standar. Stok tersedia mencukupi, karena rata-rata ketahanan stok mencapai lebih dari 20 hari," katanya.

Baca juga: Pertamina tambah pasokan elpiji penuhi kebutuhan perayaan Idul Adha
Baca juga: Jelang Idul Adha, Pertamina pastikan pasokan LPG aman
Baca juga: Pertamina: Konsumsi elpiji di Sumut kembali normal
Baca juga: Konsumsi elpiji 3 kg di Sumbagsel tembus tertinggi 730.000 tabung/hari

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019