Serang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menindaklanjuti pemberitaan terkait dugaan kelangkaan BBM bersubsidi bagi nelayan di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, yang disebut menyebabkan nelayan menggunakan Pertamax dan mengalami peningkatan biaya melaut pada Sabtu (3/10).

Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga melakukan klarifikasi kepada pihak SPBU 34.43122 Ciemas terkait ketersediaan stok, kuota, serta pelayanan BBM bersubsidi bagi nelayan. Berdasarkan hasil klarifikasi, stok dan kuota Pertalite di SPBU 34.43122 tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga tidak terdapat kekosongan stok maupun kendala pasokan Pertalite.

"Adapun kendala pelayanan kepada sebagian nelayan disebabkan masa berlaku surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yang telah habis. Pada awal Oktober 2026, terdapat sekitar sepuluh nelayan yang surat rekomendasinya sudah tidak aktif dan saat ini sedang dalam proses perpanjangan melalui dinas terkait," kata Reno Fri Daryanto, Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga dalam keterangannya.

Baca juga: Pertamina Patra RJBB-ITB kolaborasi kembangkan UMKM berbasis susu sapi

Dalam penyaluran BBM bersubsidi, lanjut dia, SPBU wajib mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk melayani nelayan yang memiliki surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yang masih aktif. Oleh karena itu, nelayan yang surat rekomendasinya telah habis masa berlaku belum dapat dilayani untuk pembelian BBM bersubsidi sampai proses perpanjangan selesai.

Pertamina Patra Niaga Regional JBB terus melakukan pemantauan terhadap stok dan pasokan Pertalite guna memastikan ketersediaan BBM bersubsidi bagi masyarakat, termasuk nelayan, tetap terjaga sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Pertamina Patra Niaga mengimbau nelayan yang masa berlaku surat rekomendasinya telah habis untuk segera menyelesaikan proses perpanjangan melalui dinas terkait agar dapat kembali memperoleh pelayanan BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga RJBB dan warga kembangkan pertanian hidroponik



Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026