Tangerang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mengapresiasi inisiatif Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Lima Situ Gede yang mengelar Festival Situ Gede 2026 dengan menghadirkan beragam kesenian, budaya Betawi, hiburan rakyat hingga bazar UMKM.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan di Tangerang, Sabtu, mengatakan festival ini menjadi upaya mengembangkan potensi wisata lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, Festival Situ Gede menjadi bukti bahwa kemandirian komunitas dapat berperan dalam mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan daya tarik kunjungan ke Kota Tangerang.

Baca juga: Pemprov Banten dukung festival pidato lintas agama untuk rawat toleransi

Ia menegaskan Disbudpar Tangerang terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan pariwisata yang diinisiasi masyarakat. Dukungan tersebut dilakukan melalui pembinaan, pengarahan, serta sinergi dengan berbagai pihak terkait agar kegiatan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas.

“Dengan adanya Festival Situ Gede ini, mudah-mudahan bisa menginspirasi Pokdarwis-Pokdarwis di tempat lain. Alam yang ada di Situ Gede berpotensi menjadi destinasi wisata sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat dan UMKM,” ujar Boyke.

Ketua Pokdarwis Kampung Lima Situ Gede, Rosyadi menjelaskan festival ini digelar mulai tanggal 1 hingga 31 Oktober 2026, dan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari kesenian musik Betawi, lenong, pertunjukan hiburan rakyat, bazar UMKM, hingga lomba melukis dan menggambar bagi siswa TK dan SD.

”Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menggali dan memperkenalkan kebudayaan lokal yang belum banyak diangkat,” jelas Rosyadi.

Baca juga: 54 santri terbaik Kabupaten Tangerang berlaga di FASI Banten

Menurut Rosyadi, Festival Situ Gede diharapkan mampu memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Tangerang. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi untuk bersama-sama mengembangkan potensi Situ Gede, termasuk dari sisi fasilitas dan daya tarik wisata.

Selain menghadirkan pertunjukan budaya, festival ini juga menyediakan wahana permainan dan area kuliner yang dapat dinikmati pengunjung bersama keluarga. Kehadiran berbagai aktivitas tersebut diharapkan memberikan alternatif hiburan masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM lokal.

“Manfaatkan Festival Situ Gede 2026 ini sebagai ruang ekspresi dan wadah komunitas untuk menggerakkan pariwisata, meningkatkan jumlah kunjungan, serta menggerakkan ekonomi dan UMKM yang ada di Kota Tangerang,” ujarnya.

Baca juga: Pencak silat dan debus semarakkan awal Festival Anyer-Panarukan



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026