Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai bahwa inovasi sistem pelayanan darah terintegrasi bernama "SiDoni" yang dikembangkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang layak untuk diaplikasikan secara luas di tingkat nasional.

Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, dalam keterangannya di Tangerang, Jumat, menyatakan bahwa aplikasi SiDoni merupakan karya anak bangsa yang layak diaplikasikan secara nasional karena kemampuannya menelusuri rantai pelayanan darah secara menyeluruh mulai dari pendonor hingga pasien di rumah sakit.

"Aplikasi SiDoni merupakan hasil inovasi anak bangsa yang sudah selayaknya bisa digunakan di tingkat nasional. Karena aplikasi ini secara holistik dapat ditelusuri dalam sistem, mulai dari pendonor sampai kepada penerima atau pasien di rumah sakit," ujar Arif.

Baca juga: PMI Tangerang siapkan kader hadapi kebencanaan

Sementara itu, dr. Zainal Muttaqin menjelaskan bahwa SiDoni tidak hanya berfungsi sebagai jembatan informasi pendonor di wilayah Kabupaten Tangerang seperti informasi jadwal donor, stok darah lintas golongan, formulir pendaftaran, hingga berita kegiatan.

Selain itu, sistem ini dirancang untuk membangun sistem pelayanan darah yang transparan, mudah ditelusuri, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebagai langkah pengembangan lebih lanjut, kata Zainal, aplikasi SiDoni dipersiapkan untuk ambil bagian dalam ajang Innovation Summit and Expo (IISE) yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 di ICE BSD, Tangerang.

"Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan SiDoni secara lebih luas sekaligus membuka peluang pengembangan dan kolaborasi inovasi pelayanan darah di tingkat yang lebih besar," jelasnya.

Baca juga: PMI Tangsel siap salurkan air bersih hingga Desember 2026

Ia bilang, transformasi digital ini menjadi strategi utama PMI Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, terintegrasi, dan akuntabel.

Melalui sistem ini, ekosistem pengelolaan darah diharapkan semakin terkoneksi secara utuh, mulai dari proses donor hingga pemanfaatannya bagi pasien di rumah sakit.

"Melalui sinergi dengan BRIN, PMI Kabupaten Tangerang optimis inovasi lokal ini tidak hanya menjadi solusi di daerah, tetapi mampu menjadi inspirasi serta referensi strategis dalam transformasi pelayanan darah nasional di masa depan," kata dia.

Baca juga: PMI Kota Tangerang ajak masyarakat perkuat semangat gotong royong



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026