Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mengatakan fasilitas kesehatan di wilayah Banten bagian selatan akan terus ditingkatkan mulai dari keberadaan dokter spesialis, kamar perawatan hingga ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Saya berjanji akan terus menyempurnakan layanan medis di wilayah banten bagian selatan sehingga masyarakat tidak lagi mengantre lama," kata Gubernur Andra di Serang, Kamis.
Ia mengatakan, saat ini Pemprov Banten telah mengoperasikan RSUD Cilograng, RSUD Malingping, dan RSUD Labuan. Namun pihaknya berjanji akan terus menyempurnakan layanan medis di wilayah tersebut.
Baca juga: PLN Banten Selatan perkuat sinergi dengan Kejari Lebak dan Pandeglang
Untuk di RSUD Malingping Lebak, saat ini sudah ada layanan hemodialisis atau cuci darah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendekatkan dan meratakan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Fasilitas ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah. RSUD Malingping telah menyiapkan 10 tempat tidur untuk layanan tersebut. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat," kata Andra Soni.
Gubernur Andra mengimbau masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan sejak dini melalui program CKG. Pengecekan awal dinilai penting untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit, termasuk kerusakan ginjal.
Ia menjelaskan, ketika fungsi ginjal sudah rusak, pasien akan didiagnosis mengalami gagal ginjal dan harus rutin mendatangi rumah sakit untuk menjalani proses cuci darah selama beberapa jam.
"Manfaatkan CKG yang kini sedang digencarkan sehingga bisa dilakukan deteksi ini untuk pencegahan agar bisa diatasi," ujarnya.
Baca juga: Gubernur sebut perekonomian digital Banten masuk kategori tinggi
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.