Tangerang Selatan (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mewaspadai penularan cepat terhadap kasus infeksi Influenza Like Illness (ILI) ditengah cuaca ekstrim di daerah tersebut, dengan pemberian vaksinasi dan mengimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar di Tangerang, Kamis mengatakan berdasarkan data sistem kewaspadaan dini dan respon pada pekan ke-36 tercatat sebanyak 256 kasus Influenza A ditemukan.
"Umumnya ditandai dengan gejala seperti demam tinggi melebihi 38 derajat Celsius, batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan," katanya.
Ia mengatakan, penularan virus influenza A tergolong relatif cepat dan mudah terjadi saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Di mana dari total 256 kasus ini yang ditemukan, penyebabnya tercatat cukup beragam.
"Influenza dapat menular melalui percikan droplet," ungkap Allin.
Baca juga: Ini teknik mempersingkat durasi flu pada anak
Berdasarkan laporan spesifik melalui aplikasi New All Record (NAR) oleh Puskesmas Serpong 1, terdapat delapan kasus terkonfirmasi positif influenza A. Rincian temuan kasus positif tersebut tercatat pada 19 Agustus 2026 sebanyak 1 kasus, 1 September sebanyak 3 kasus, 14 September sebanyak 2 kasus, dan 15 September mencapai 2 kasus.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Tangsel mengimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun di bawah air mengalir.
Selain itu, upaya utama untuk meredam risiko infeksi serta mencegah komplikasi berat adalah melalui pemberian vaksinasi, khususnya bagi kelompok rentan.
Warga diminta untuk proaktif menjaga ventilasi serta sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan, menjaga jarak dari orang yang sedang sakit, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila gejala yang dirasakan semakin memburuk.
"Juga segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila gejala yang dirasakan semakin memburuk," kata Allin.
Baca juga: Retribusi sampah di Tangsel akan terapkan sistem digital
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arifEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.